Breaking News:

Kriminalitas

Mencoba Kabur, Pejambret Ini Terkapar Ditembak Polisi

Pelaku ditembak dibetis kanannya setelah berusaha kabur dan melawan saat dilakukan pengembangan terkait kasusnya.

Penulis: deddy_marjaya | Editor: Hendra
dok Jatanras Polda Babel
Tersangka jambret ditangkap oleh Tim Opsnal Subdit Jatanras Dit Krimum Polda Kepulauan Bangka Belitung Selasa (10/12/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim Opsnal Subdit Jatanras Dit Krimum Polda Kepulauan Bangka Belitung terpaksa melumpahkan pelaku penjambretan yang meresahkan masyarakat, Selasa (10/12/1019).

Seli Rahman (28) warga Kecamatan Gerunggang, Pangkalpinang ditembak dibetis kanannya setelah berusaha kabur dan melawan saat dilakukan pengembangan terkait kasusnya.

Diketahui juga tersangka adalah residivis kepemilikan senjata api.

"Dalam menjalankan aksinya pelaku dan rekannya dikenal tak segan-segan melakukan aksi kekerasan terhadap korban yang dijambret," kata AKBP Wahyudi Kasubdit Jatanras mewakili Dirkrimum Kombes Pol Budi Haryanto Rabu (11/12/2019).

Penginapan tersebut bermula saat Tim Opsnal Subdit Jatanras Dit Krimum Polda Kepulauan Bangka belitung melakukan penyelidikan terhadap kasus penjambretan dengan korban Elsa Savira.

.

Korban yang berkendaraan pada 7 November 2019 lalu dipepet 2 pelaku menggunakan motor. Handphone Elsa direbut paksa pelaku

Tim Opsnal Subdit Jatanras berdasarkan hasil penyelidikan diketahui salah seorang pelaku adalah Seli Rahman. Bekerjasama dengan anggota Dit Intelkam Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Namun saat kontraknya di Gabek digerebek hanya didapati adiknya bernama Laga. Polisi kemudian menginterogasi Laga yang kemudian menginfokan bahwa kakaknya tinggal menumpang dikontrakkan rekannya di Gerunggang.

Awalnya saat dibekuk didalam kontrakan Seli Rahman berhasil dibekuk setelah dikepung. namun saat dibawa untuk dilakukan penambangan tersangka berusaha kabur dan melawan petugas.

Kemudian polisi mengambil tindakan tegas terukur terhadap tersangka. Satu butir peluru menembus betis kanannya. Barang bukti yang diamakan beruoa 1 unit motor untuk beraksi, 2 helm, 1 jaket

"Masih kita lakukan pengembangan kemungkinan masih ada TKP lain yang merupakan aksi pelaku," kata AKBP Wahyudi.(bangkapos.com/deddy marjaya)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved