Breaking News:

Putra Belitung Ahok BTP Jadi Bos Pertamina, Ini Sejarah Hidup, Pendidikan, Karir Bisnis dan Asmara

Apa yang dilakukan Ahok BTP maish saja menarik perhatian publik. Kali ini ada cerita soal nama kecil, sejarah bisnis hingga rumah tangga

Tribunnews
Ahok BTP 

Pada akhir tahun 2004, seorang investor Korea berhasil diyakinkan untuk membangun Tin Smelter (pengolahan dan pemurnian bijih timah) di KIAK.

Investor asing tersebut tertarik dengan konsep yang disepakati untuk menyediakan fasilitas komplek pabrik maupun pergudangan lengkap dengan pelabuhan bertaraf internasional di KIAK.

Nama Kecil

Tak banyak yang mengetahui bahwa nama panggilan Basuki Tjahaja Purnama itu bukan Ahok melainkan Banhok.

Bangkapos.com melansir wikipedia Indonesia, Basuki adalah putra pertama dari Alm. Indra Tjahaja Purnama (Tjoeng Kiem Nam) dan Buniarti Ningsih (Boen Nen Tjauw).

Ia lahir di Belitung Timur, Bangka Belitung pada tanggal 29 Juni 1966.

Ahok BTP memiliki empat orang adik, yaitu Basuri Tjahaja Purnama (dokter PNS dan mantan Bupati di Kabupaten Belitung Timur), Fifi Lety Indra (praktisi hukum), Harry Basuki (praktisi dan konsultan bidang pariwisata dan perhotelan), dan Basu Panca Fransetio yang meninggal dunia di usia remaja. Keluarganya adalah keturunan Tionghoa-Indonesia dari suku Hakka (Kejia).

Masa kecil Basuki lebih banyak dihabiskan di Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, hingga selesai menamatkan pendidikan sekolah menengah tingkat pertama.

Setamat dari sekolah menengah pertama, ia melanjutkan sekolahnya di Jakarta.

Di Jakarta, Ahok BTP menimba ilmu di Universitas Trisakti dengan jurusan Teknik Geologi di Fakultas Teknik Mineral.

Selama menempuh pendidikan di Jakarta, Ahok BTP diurus oleh seorang wanita Bugis beragama Islam yang bernama Misribu Andi Baso Amier binti Acca.

Setelah lulus dengan gelar Insinyur Geologi, Basuki kembali ke Belitung dan mendirikan CV Panda yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan PT Timah pada tahun 1989.

Ahok BTP menikah dengan Veronica Tan, kelahiran Medan, Sumatra Utara, dan dikaruniai 3 orang putra-putri bernama Nicholas Sean Purnama, Nathania Berniece Zhong, dan Daud Albeenner Purnama.

Ahok BTP menceraikannya pada tahun 2018, ia mendapatkan hak asuh anak kedua dan ketiga.

Nama panggilan "Ahok" berasal dari ayahnya. Mendiang Indra Tjahja Purnama ingin Ahok BTP menjadi seseorang yang sukses dan memberikan panggilan khusus baginya, yakni "Banhok".

Kata "Ban" sendiri berarti puluhan ribu, sementara "Hok" memiliki arti belajar.

Bila digabungkan, keduanya bermakna "belajar di segala bidang."

Lama kelamaan, panggilan Banhok berubah menjadi Ahok.

Kini panggilan Ahok itu menjadi AHok BTP sesuai permintaan Ahok setelah keluar dari penjara.

(Bangkapos.com/Edy Yusmanto/Wikipedia)

Penulis: Edy Yusmanto (CC)
Editor: Edi Yusmanto
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved