Berita Pangkalpinang

Kelurahan Minta Perpanjangan Waktu Lomba Kebersihan

Masing-masing kelurahan mulai berlomba-lomba agar tidak menjadi kelurahan yang terjorok.

Kelurahan Minta Perpanjangan Waktu Lomba Kebersihan
Bangkapos.com/Ira Kurniati
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil 

BANGKAPOS.COM - Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) menyatakan geliat masyarakat dan pihak kelurahan melaksanakan gotong royong bersihkan lingkungan sudah mulai terasa. Apalagi, sejak diumumkannya lomba kelurahan terbersih dan terjorok, menurut Molen masing-masing kelurahan mulai berlomba-lomba agar tidak menjadi kelurahan yang terjorok.

"Kondisi sekarang luar biasa antusiasnya. Akan kami lihat dan nilai seobjektif mungkin," kata Molen, Jumat (13/12/2019).

Antusias masyarakat tiap kelurahan ini membuat Molen memikirkan ulang masa penilaian kebersihan kelurahan tersebut. Sebelumnya, dia menyebut, pengumuman lomba disiarkan pada akhir tahun 2019. Namun, pihaknya masih melihat dan mempertimbangkan permintaan kelurahan yang ingin menambah waktu untuk gotong royong.

"Kita upayakan awal tahun kalau memungkinkan. Karena mereka minga waktu perpanjangan ke kami sampai awal tahun. Kita lihat dulu kondisinya seperti apa," pungkas mantan pejabat bupati Kabupaten Oku tersebut.

Lanjutnya, kelurahan yang mendapatkan predikat terjorok akan dipasang bendera hitam di kantor kelurahannya selama enam bulan. Sementara yang terbersih dipasang dengan bendera warna kuning.

(bangkapos.com/irakurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved