Berita Pangkalpinang

Dekranasda Bangka Belitung Gelar Pelatihan Anyaman, Ini Kegiatan yang Dilaksanakan

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bangka Belitung, mengadakan pelatihan anyaman

Dekranasda Bangka Belitung Gelar Pelatihan Anyaman, Ini Kegiatan yang Dilaksanakan
Bangkapos.com/Riki Pratama
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bangka Belitung, melaksanakan Pelatihan Anyaman Kegiatan pemberdayaan Dekranasda, pada Sabtu (14/12/2019) di Hotel Bangka City. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bangka Belitung, mengadakan pelatihan anyaman yang merupakan kegiatan pemberdayaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) pada Sabtu (14/12/2019) di Hotel Bangka City.

Kegiatan tersebut juga sebagai penutupan, setelah mereka melaksanakan rangkain kegiatan selama empat hari.

Chef Eksekutif Officer boleh.id, Momon Handrata, mengatakan, pelatihan ini dilaksanakan untuk memfokuskan pelaku industri anyaman dalam menentukan harga jual ke pasaran yang tidak terlalu murah dan mahal.

"Pelatihan yang dilaksanakan pada hari terakhir ini di fokuskan kepada pelaku industri untuk perhitungan harga pokok industri dan harga jual berjenjang supaya harga dikeluarkan tepat tidak terlu mahal dan murah, sehingga bisa bersaing bukan hanya tingkal lokal, nasional bahkan internasional," ungkap Momon kepada Bangkapos.com, Sabtu (14/12/2012).

Dengan memberikan pengetahuan kepada, pelaku usaha anyaman diminta agar bisa menekan angka produksi variabel sehingga bila sudah mendapatkan pola, sehingga para pelaku usaha secara otomatis akan menghemat biaya produksi dan terus memperluas jaringan pemasaran.

"Harapan semoga bisa berusaha dari industri anyaman bisa bersaing dengan produk lain, dan pelaku usaha juga bisa naik kelas," harap  Momon yang juga pengurus dekranasda ini

Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Fasilitasi dan Akses Industri, Disperindag Provinsi Bangka Belitung, Subekti, mengatakan ini merupakan satu dari banyak kegiatan yang dilaksanakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan daya saing produk asal Bangka Belitung agar bisa bersaing.

"Ini merupakan salah satu dari banyak progrma kegiatan yang dilakukan Dekranasda Provinsi Babel, dengan tujuan meningkatkan daya siang produk asal Babel dalam hal kerajinan anyaman.
Kita ingin meningktakan kemanpuan, mutu mereka para pelaku usaha, dengan harapan mereka menjadi pionir," ungkapnya.

Selain itu, ia mengatakan saat ini Pemerintah Provinsi Bangka Belitung sedang gencarnya tidak menggunakan barang dari plastik baik itu sedotan dan plastik asoi, yang digantingan dengan barang yang lebih alami dan ramah dengan lingkungan.

"Karena persoalan plastik ini sedang viral, sehingga Pemerintah Provinsi sedang giatnya untuk mendorong, mengganti plastik kemasan, dan sedotan, dari ini mereka mengisi celah itu. Kami dari Provinsi Babel konsen pengembangan jenis industri kecil kerajinan memberikan solusi terhadap perekonomian Bangka Belitung, seperti saat membeli daging yang biasa pakai plastik, ini bisa pakai besek dari bambu, sedotan plastik dari daun purun dan bambu, termasuk sovenir khas Babel," jelas Subekti yang juga Koordinator Daya Saing Dekranasda Provinsi ini.

Ia mengatakan,  Dekranasda Provinsi Bangka Belitung juga memiliki boot stand di Transmart Pangkalpinnag yang menjual segala macam prodak asli Bangka Belitung.

"Alhamdulilah di Transmart ada boot untuk para pelaku industri kerajinan tangan untuk memasarkan prodak mereka dengan gratis, dan bila ada keuntungan diberikan kepada mereka," tukasnya.           (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved