Banjir Pangkalpinang

Pangkalpinang Banjir Lagi, Jumli: Pemerintah Belum Optimal Atasi Persoalan Banjir

Saya berharap pemerintah Kota Pangkalpinang maupun pihak Pemerintah Provinsi Bangka Belitung untuk fokus dan serius

Pangkalpinang Banjir Lagi, Jumli: Pemerintah Belum Optimal Atasi Persoalan Banjir
Istimewa/Jumli
Rumah Junaidi warga Kampung Opas Indah RT 07 RW 02 Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang terkena banjir, Sabtu (14/12/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Hujan sekitar 2 jam yang mengguyur kota Pangkalpinang, menyebabkan beberapa titik di wilayah kota Pangkalpinang terjadi banjir.

Jumli Jamaluddin Pemerhati Kebijakan Publik atau Ketua Lembaga Partisipasi Pengawas dan Pemerhati Pelayanan Publik Bangka Belitung (LP5 Babel) pun angkat bicara.

Program pemerintah dalam mengatasi banjir ternyata belum berimbas. Hujan yang hanya sekitar 2 jam saja, masih tetap melanda Pangkalpinang.

"Tadi sempat lihat langsung juga kondisinya. Saya berharap pemerintah Kota Pangkalpinang maupun pihak Pemerintah Provinsi Bangka Belitung untuk fokus dan serius menyelesaikan persoalan banjir di Ibu Kota Provinsi ini,"kata Jumli, Sabtu (14/12/2019).

Masyarakat khususnya yang daerahnya menjadi langganan tak bisa berharap banyak. Program mengatasi masalah banjir di Pangkalpinang tak berjalan baik. 

"Sampai saat ini dan sudah dari tahun ke tahun belum terlihat penyelesaian persoalan banjir di Ibu Kota Provinsi bisa berkurang dan bisa teratasi meski belum optimal, bahkan saat hujan sedikit saja air sudah menggenangi rumah warga," kata Jumli.

Beberapa warga yang menjadi korban banjir sempat ditemui Jumli. Seperti Junaidi (62) warga Kampung Opas Indah RT 07 RW 02 Kecamatan Taman Sari Kota Pangkalpinang.

Di sekitar wilayah kediaman Junaidi memang menjadi langganan banjir. Tidak hanya hujan lebat seharian, terkadang hujan sebentar saja sudah terjadi genangan air.

"Junaidi mengeluhkan langsung kepada saya tadi, rumahnya menjadi langganan banjir setiap turun hujan lebat, bahkan kali ini hujan tidak begitu lebat pun rumahnya sudah digenangi air mulai dari teras depan, samping, bahkan ruang tamu, dapur dan kamar tidur ikut digenangi air," ujar Jumli,

Tidak hanya Junaidi, warga disekitarnya pun mengeluhkan hal yang sama. Mereka berharap pemerintah bisa menyelesaikan permasalahan banjir ini.

Selain itu Jumli juga berharap dukungan baik dari pihak DPRD Kota Pangkalpinang maupun DPRD Provinsi Babel dalam mengatasi permasalahan yang membuat resah warga tersebut. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved