Tiga WNI Disandera Abu Sayyaf, Prabowo Subianto Datangi Mahfud MD

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendatangi kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam)

Tiga WNI Disandera Abu Sayyaf, Prabowo Subianto Datangi Mahfud MD
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD berbincang dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sesaat sebelum mengikuti rapat terbatas tentang bidang politik, hukum, dan keamanan di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (31/10/2019). 

Tiga WNI Disandera Abu Sayyaf, Prabowo Subianto Datangi Mahfud MD

BANGKAPOS.COM - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendatangi kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) di Jakarta Pusat pada Jumat (13/12/2019) pukul 12.49 WIB.

Usai melakukan pertemuan selama sekira 20 menit tersebut, Prabowo keluar bersama Menko Polhukam Mahfud MD.

Prabowo mengatakan, dalam pertemuan tersebut ia membahas sejumlah hal penting terkait pertahanan dan keamanan dengan Mahfud.

Hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah terkait dengan tiga Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf di Filipina.

Daftar Harga HP Vivo Desember 2019, Vivo S1 Hingga Vivo Z1

"Bahasan yang kedua sudah berita umum ya, ada tiga warga negara kita disandera di Filipina, jadi ya kita akan membahas nanti," kata Prabowo.

Sebelum meninggalkan kantor Kemenko Polhukam, ia juga sempat menyatakan niatnya untuk mengundang Mahfud ke Kantor Kemenhan.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah masih mencari cara untuk membebaskan tiga nelayan warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok teroris Abu Sayyaf di selatan Filipina.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan langkah penyelamatan dan pembebasan tanpa mengorbankan satu jiwa pun masih berproses.

Saat ini, menurut Mahfud MD kelompok Abu Sayyaf masih menutup diri. Dia menegaskan pemerintah tidak akan begitu saja menuruti kelompok Abu Sayyaf yang meminta tebusan sekitar Rp8,3 miliar.

Halaman
12
Editor: Evan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved