Berita Pangkalpinang

ACT Distribusikan Beras Tahap Dua Kepada Santri Sebagai Generasi Penerus Ulama

ACT (Aksi Cepat Tanggap) Cabang Bangka Belitung kembali mendistribusikan beras untuk Santri Indonesia

ACT Distribusikan Beras Tahap Dua Kepada Santri Sebagai Generasi Penerus Ulama
(Foto Istimewa/ ACT )
ACT (Aksi Cepat Tanggap) Babel saat mendistribusika beras kepada para santri. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- ACT (Aksi Cepat Tanggap) Cabang Bangka Belitung kembali mendistribusikan beras untuk Santri Indonesia (BERISI) tahap kedua (14/11/2019) di Pondok Pesantren Ibnu Sabil Desa Cambai Kabupaten Bangka Tengah.

Santri bukanlah istilah sebagian orang yang pernah belajar di Pondok Pesantren. Namun Santri adalah mereka yang mengamalkan Ilmu agama, kebaikan, generasi penerus ulama dan Penerus Risalah Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi Wasallam.

Perjuangan para Santri tidak selamanya mudah, banyak sekali keterbatasan yang mereka rasakan dalam perjalanan mereka saat menuntut ilmu agama di Pondok Pesantren.

Kebutuhan Pangan menjadi satu permasalahan utama yang harus segera terpenuhi untuk menambah semangat para Santri dalam kegiatan sehari-hari di Pondok Pesantren.

Tim Program ACT Bangka Belitung Bobby Bagaskara mengatakan hampir dari mereka semua tidak dipungut biaya untuk pendidikan di pesantren dikarenakan sebagian besar dari mereka berasal dari keluarga yang tidak mampu, bahkan ada yang yatim.

“ Selain secara ekonomi yang masih rendah, beberapa fasilitas seperti ruang belajar dan asrama para Santri pun masih terbatas” kata Bobby kepada bangkapos.com, Minggu (15/12/2019).

Pimpinan Pondok Pesantren Ibnu Sabil, Ustadz Haris mengatakan bahwa dengan kondisi Pondok Pesantren yang masih banyak kekurangan, dalam memenuhi kebutuhan Pangan para Santri ini pun terkadang harus berhutang.

“ Dengan kondisi kami yang masih kekurangan, namun kami selalu berusaha bagaimana caranya kebutuhan pangan para Santri ini dapat terpenuhi walaupun dengan makanan seadanya bahkan tak jarang harus berhutang untuk belanja kebutuhan pangan para Santri,” jelas Ustadz Haris.

Kondisi seperti ini banyak sekali terjadi di berbagai Pondok Pesantren di Indonesia. Hal ini juga lah yang menjadi fokus utama ACT untuk membersamai para santri di pondok pesantren yang masih kekurangan dalam urusan pangan mereka.

"Program BERISI ini sangat membantu dan sangat berguna sekali untuk para santri demi membersamai mereka dalam kebutuhan pangan sehari-hari," kata Ustadz Haris.

Halaman
12
Tags
ACT
Santri
Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved