Berita Pangkalpinang

SD IT AL Mansyur Balunijuk Launching E-Tahfidz, Permudah Pembelajaran Penghafal Al Quran

SD IT AL Mansyur Balunijuk melalui dana RistekDikti 2019 Launching E-Tahfidz untuk mempermudah pembelajaran penghafal Al-Quran.

SD IT AL Mansyur Balunijuk Launching E-Tahfidz, Permudah Pembelajaran Penghafal Al Quran
(Foto Ist/Panitia Launching E-Tahfidz).
SD IT AL Mansyur Balunijuk bersama STMIK Atma Luhut Launching E-Tahfidz 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- SD IT AL Mansyur Balunijuk melalui dana RistekDikti 2019 Launching E-Tahfidz untuk mempermudah pembelajaran penghafal Al-Quran.

SD IT Al Mansyur Balunijuk, sekolah dengan visi “Pencetak Para Penghafal Al Quran” yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Untuk mendukung visi itu, SD IT Al Mansyur bersama Tim Dosen STMIK Atma Luhur melaksanakan Program Pelatihan Pengelolaan Konten Game Hafalan Al Quran Berbasis Teknologi Informasi kepada guru-guru SDIT Al-Mansyur.

Tim Dosen beranggotakan Syafrul Irawadi, Sujono dan Maxrizal mengusung tema pengelolaan konten game hafalan ayat-ayat Al Quran.

Program ini dikerjakan dari Maret -Desember 2019 selama kurang lebih 10 bulan. Hasilnya berupa aplikasi game hafalan ayat-ayat Al Quran yang diberinama E-Tahfidz.

Diselah-sela pelatihan pada hari terakhir, Ketua Tim Program Kemitraan Masyarakat Syafrul Irawadi mengharapkan aplikasi game hafalan ini dapat diterapkan dalam pembalajaran di SD IT Al Mansyur.

"Saya harap aplikasi ini dapat dikembangkan kembali sesuai dengan visi misi SD IT Al Mansyur," ujar Syafrul dalam press rilis kepada bangkapos.com, Minggu (15/12/2019).

Senada dengan hal itu, menurut Kepala SD IT Al Mansyur Ustadz Ali Muttakin bahwa aplikasi game hafalan ini sangat bermanfaat sekali dan memberikan apresiasi kepada Tim serta RistekDikti.

"Kami sangat antusias mengikuti rangkaian pelatihan ini. Semoga 3 unit komputer yang dihibahkan ini dapat menjadi modal kami untuk mencetuskan cita-cita kami dalam membuat laboratorium bahasa pertama di Bangka Belitung yang berbasis hafalan ayat-ayat Al Quran," jelas Ustadz Ali.

Program ini telah dilakukan kurang lebih sebanyak 36 kali kunjungan dengan tahapan perancangan aplikasi, pengelolaan kontens dan database ayat dan sound oleh guru sebagai operator dan uji coba di kelas untuk melihat respon para siswa. Pada kunjungan yang terakhir, diadakan pelatihan untuk guru dalam menggunakan aplikasi game hafalan ayat-ayat Al Quran.

“Ini bukanlah akhir dari kegiatan program kemitraan masyarakat. Mudah-mudah ada kegiatan selanjutnya, untuk mengembangkan aplikasi game hafalan ini,” tambah ustadz Ali Muttakin.

Pada pelaksanaannya, aplikasi game yang telah selesai ini diterapkan sebagai pojok IT dan alat media pembelajaran di kelas.

Tim yang bertanggung jawab untuk perancangan aplikasi, Sujono mengatakan antusias siswa pun sangat tinggi untuk mencoba pojok IT. Guru di kelas juga menggunakan aplikasi ini untuk proses pembelajaran di kelas.

“Banyak masukan dari mitra tentang aplikasi ini. Mulai dari perbaikan database, penambahan fitur, perulangan ayat secara otomatis dan penambahan skor untuk game. Semua itu sangat membantu kami dalam berinovasi dalam mengembangkan kemampuan kami sebagai dosen” imbuh Sujono.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved