Sunnah Nabi Muhammad Ketika Turun Hujan, Ustadz Khalid Basalamah : Jadi Kalau Hujan Jangan Lari

Hujan yang turun ternyata ada sunnah yang dilakukan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, kaum muslimin diperintahkan berdzikir kepada Allah

Sunnah Nabi Muhammad Ketika Turun Hujan, Ustadz Khalid Basalamah : Jadi Kalau Hujan Jangan Lari
TRIBUN TIMUR/SALDY
Dr Khalid Basalamah LC MA 

Sunnah Nabi Muhammad Ketika Turun Hujan, Ustadz Khalid Basalamah : Jadi Kalau Hujan Jangan Lari

BANGKAPOS.COM -  Musim hujan sudah tiba. Di beberapa daerah khusunya di Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung hujan mulai mengguyur setiap hari.

Hujan yang turun ternyata ada sunnah yang dilakukan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, kaum muslimin diperintahkan untuk berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, ingat kepada-Nya. Yaitu dengan menisbatkan hujan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala sebagai nikmat dan karunia dari-Nya.

Seperti yang diterangkan Ustadz Khalid Basalamah berikut ini :

Bahwasanya Nabi shallallahu alaihi wasallam apabila melihat hujan kata Aisyah Radhiyallahu ‘Anha beliau (Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam) berkata shallallahu alaihi wasallam

"ya Allah jadikanlah hujan ini hujan yang bermanfaat" hafal doa ini pendek ALLAHUMMA SHAYYIBAN NAAFI’A

Ada juga riwayat lain menyebutkan Muthirna bi fadhlillahi wa rohmatih : kami mendapakan hujan sesuai dengan rahmat dan karunia Allah

jadi ini kalau hujan jangan justru lari teman-teman sekalian ya, artinya kalau kita memang harus berlindung karena derasnya mungkin lain

Tapi pada saat kita lagi lowong, dirumah, lagi duduk sore hujan, itu sunnah nabi ngambil air basahim badan, kecuali mungkin kita mau ke kantor, mau kerja, sudah harus tugas jangan mandi-mandi ni, ya, bukan saatnya, tapi artinya sunnah nabi dijalankan walau sekali seumur hidup, minimal pernah mengambil air hujan dan membasahkan ke bdan kita

Khalid Basalamah

Dilansir dari wikipedia, Dr. Khalid Zeed Abdullah Basalamah, Lc., M.A atau lebih dikenal Khalid Basalamah lahir di Makassar, 1 Mei 1975 adalah seorang pendakwah (ustadz) Indonesia yang berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan.

Disamping sebagai pendakwah, Khalid juga menekuni beberapa aktivitas bisnis, seperti sebagai direktur PT. Ajwad (bergerak di bidang bisnis kayu gaharu, Ajwad Gold, Ajwad Restoran Timur Tengah, Ajwad Souvenir Timur Tengah atau buah tangan haji) yang terletak di Kalibata City Square dan penerbitan buku-buku Islam. Selain itu ia juga menekuni aktivitas lembaga sebagai Ketua Umum Yayasan Ats-Tsabat Jakarta Timur, Ketua Forum Pengiriman Dai Irian dan Penasehat Wesal TV Jakarta.

(bangkapos.com/evan saputra)

Penulis: Evan
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved