Advertorial

Kunjungi Parittiga dan Jebus, Markus Hadiri Deklarasi ODF dan Serahkan Kartu BPJS Kesehatan

Bupati Bangka Barat, Markus SH, menghadiri acara penyerahan kartu BPJS kesehatan dan deklarasi desa Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Bes

Kunjungi Parittiga dan Jebus, Markus Hadiri Deklarasi ODF dan Serahkan Kartu BPJS Kesehatan
Ist
Bupati Markus saat menyerahkan kartu BPJS Kesehatan bagi salah satu warga desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Senin (16/12) 

BANGKAPOS.COM--Bupati Bangka Barat, Markus SH, menghadiri acara penyerahan kartu BPJS kesehatan dan deklarasi desa Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS) di dua tempat berbeda yakni di desa Rukam kecamatan Jebus dan desa Bakit kecamatan Parittiga, Senin (16/12).

Bupati Markus menyerahkan piagam penghargaan bebas ODF yang diterima Sekretaris desa Rukam, Kecamatan Jebus
Bupati Markus menyerahkan piagam penghargaan bebas ODF yang diterima Sekretaris desa Rukam, Kecamatan Jebus (Ist)

Dalam sambutannya, politisi PDI Perjuangan itu mengapresiasi dua desa tersebut yang sudah berani deklarasi Stop BABS, sembari berharap agar komitmen masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) benar-benar diimplementasikan.

"Saya apresiasi desa Rukam dan desa Bakit yang sudah berani deklarasi ODF hari ini. Semoga diikuti desa-desa lain yang belum. Saya tantang para Kades, ayo kita sama-sama selesaikan ini," ajak Markus.

Menurut Markus, deklarasi Stop BAB Sembarangan ini bukan perkara sulit untuk dituntaskan bila ada kemauan Kades dan masyarakat setempat.

Terkait deklarasi ODF ini, Kepala desa Bakit, Ahmad Amsyir, menjelaskan, dirinya akan segera berkoordinasi dengan BPD untuk bikin Perdes biar ada sanksi bagi warga yang ternyata setelah deklarasi ODF masih BAB Sembarangan.

Sementara soal penyerahan kartu BPJS kesehatan, Markus menjelaskan telah menganggarkan lebih kurang Rp 15 miliar di ABPD untuk mengcover BPJS Kesehatan warga kurang mampu.

Bupati Markus saat menyerahkan secara simbolis kartu BPJS untuk warga di desa Rukam, Kecamatan Jebus
Bupati Markus saat menyerahkan secara simbolis kartu BPJS untuk warga di desa Rukam, Kecamatan Jebus (Ist)

"Kalau bapak ibu harus bayar mandiri maka kurang lebih 300rb/bulan harus disetor untuk iuran BPJS, tapi ini dibayar oleh Pemda," jelasnya.

Bupati muda dan inovatif itu lantas mengimbau para kades dan perangkatnya, segera mendata masyarakat yang belum punya BPJS kesehatan agar manfaat BPJS kesehatan bisa juga dinikmati masyarakat yang layak menerimanya.

(Humas Pemkab Bangka Barat)

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved