Berita Sungailiat

Begini Cara Pengusulan Pupuk Bersubsidi Bagi Petani di Bangka

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka, Kemas Arfani Rahman mengatakan Program Kartu Tani ini merupakan program pemerintah yang dikelola langsung

Begini Cara Pengusulan Pupuk Bersubsidi Bagi Petani di Bangka
(Bangkapos.com/Edwardi)
Petani sayuran pare sedang bekerja di kebunnya. 

BANGKAPOS COM -- Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka, Kemas Arfani Rahman mengatakan Program Kartu Tani ini merupakan program pemerintah yang dikelola langsung Kementerian Pertanian.

Pasalnya usulan pengajuan pupuk bersubsidi ini dilakukan secara berjenjang mulai dari kelompok tani lalu Gapoktan menyusun RDKK (Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok), lalu disampaikan ke pengecer, pengecer ke distributor, distributor ke produsen, lalu produsen ke Kementerian Pertanian.

"Kementerian Pertanian akan mengolah data ini sesuai dengan kuota pupuk subsidi setiap provinsi, nanti akan ada SK Gubernur terkait jumlah pupuk subsidi untuk kabupaten/kita, kabupaten selanjutnya membuat SK alokasi pupuk subsidi untuk masing-masing kecamatan," kata Kemas yang ditemui bangkapos.com, Selasa (17/12/2019) sore di kantornya.

Dilanjutkannya, dasar-dasar inilah yang akan digunakan untuk mengisi kuota pupuk subsidi dalam Kartu Tani ini.

"Jadi berapa jumlah kuota pupuk subsidi dalam Kartu Tani akan ditentukan nanti Kementerian Pertanian," tukasnya.

Untuk jenis pupuk subsidi bila berdasarkan tahun-tahun sebelumnya, seperti urea, SP,36 dan pupuk organik atau petroganik, apakah sama atau berbeda masih menunggu keputusan kementerian Pertanian.

"Kalau kita sudah mengusulkan pupuk subsidi ini lewat aplikasi e-RDKK karena saat ini jaman sudah canggih dan cepat," imbuhnya .

Dilanjutkannya, begitu juga untuk kelompok tani sudah ada data online di Kementerian Pertanian, yakni Simluhtan (Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian), jadi bila ada penambahan kelompok tani baru maka didaftarkan ke Dinas Pertanian selanjutnya disampaikan ke Kementerian Pertanian lewat Simluhtan ini.

"Apakah nanti disetujui atau tidak keberadaan kelompok tani yang baru ini tergantung dari pusat, kita hanya mengusulkan saja," jelasnya.

Diungkapkannya saat ini terdata ada 1.000 lebih kelompok tani di bawah sekitar 62 Gapoktan , jadi data jumlah petani yang sudah masuk dalam Simluhtan saat ini ada 17.000 an petani di Kabupaten Bangka

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved