Berita Pangkalpinang

Gubernur Targetkan Tahun Depan Sinyal di Bangka Belitung Tak Lelet

BUMD kerjasama dengan PT Telkomsel menanggulangi sinyal lelet yang sering terjadi di seluruh wilayah Provinsi Bangka Belitung.

Gubernur Targetkan Tahun Depan Sinyal di Bangka Belitung Tak Lelet
bangkapos.com/Riki Pratama
Gubernur Babel Erzaldi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Gubernur Bangka Belitung menyaksikan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT BBBS (BUMD Babel-red) dengan PT. Telkomsel tentang Sinergi Pengembangan Ekosistem Digital Bangka Belitung, di Ruang Pertemuan Tanjung Pendam Kantor Gubernur Bangka Belitung, Senin (23/12/2019).

Penandatangan dilakukan untuk menanggulangi sinyal lelet yang sering terjadi di seluruh wilayah di Provinsi Bangka Belitung.

Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengatakan tujuan kerjasama dengan pihak Telkomsel untuk memperkuat jaringan di seluruh daerah yang ada di Bangka Belitung.

"Teknisinya dalam rangka kerjasama memperkuat jaringan sekaligus memanfaat teknologi selama ini belum bisa dimanfaatkan berhubungan dengan signal yang belum optimal,"ungkap Erzaldi kepada bangkapos.com

Ia mengatakan ada beberapa bidang yang dilakukan kerjasama untuk pemanfaatan teknologi dari pariwisata, perikanan dan pertanian.

"Dari pariwisata mengembangkan bersama dengan Telkomsel terkait sarana sepeda berteknologi, mungkin bapak dan kawan-kawan pernah melihat sepeda disewa di tempel dengan telpon bisa di pakai untuk wisata akan kita kembangkan di Pangkalpinang. Mentok heritage, dan lokasi KEK Tanjung Kelayang, lalu kita ingin membangun jalur bersepeda di pinggir pantai sepanjang 48 KM dari jembatan Emas sampai ke Puri Tri Agung,"tukasnya.

Sementara untuk bidang pertanian ini sebagaimana diketahui pada 2020 nanti para petani dan penyuluh harus menggunakan teknologi, berbasis android

"Sudah akan diupload digitalisasi pertanian untuk mendapatkan data dan sebagainya dengan program pusat minta pertanian basis data yang kuat teknologi. Tetapi kalau jaringan kita lemah tidak bisa, termasuk memberikan aplikasi yang dimanfaatkan pertanian berbasis teknologi, misalnya ingin memupuk bisa dikontrol dari jauh, menyemprot, melihat kondisi tanah digunakan teknologi ini sangat penting,"tukasnya.

Termasuk pada bidang, perikanan akan ditambahkan kapasitas penguatan jaringan disetiap Balai Benih Ikan untuk memberikan pemanfaatan terhadap kecanggihan teknologi.

"Sekarang ini kondisi signal yang menjadi persoalan, kemarin tahun 2018 kita menargetkan pemasangan listrik untuk daerah yang tidak memiliki listrik terutama di pulau. Lalu tahun ini kita menargetkan yang tidak memiliki jaringan signal yang kuat, bisa diperkuat untuk seluruh penjuru untuk penggunaan teknologi berbasis digital. Pada Januari kita melakukan persetujuan kerjasama dan pada Februari sudah mulai realisasi,"ungkapnya.

Sementara Direktur Utama PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera (BBBS), Saparudin menjelaskan penguatan di Desa dilakukan dalam upaya meningkatkan informasi dan peningkatan signal di setiap Desa dalam mendorong kemajuan Berkah Mart.

"Ada sekitar 16 Berkah Marat yang kurang lebih memerlukan signal yang kuat dan sekolah yang memerlukan signal yang kuat, seperti di Kabupaten Bangka 1 sekolah, Bangka Barat 6 sekolah, Bangka Tengah 4 sekolah, dan Bangka Selatan 4 sekolah, sekolah minta dikuatkan, untuk pelaksanakan kegiatan UNBK karena memerlukan jaringan internet,"tukasnya.

Dengan kuatnya sinyal nantinya diharapkan bisa berdampak kemajuan setiap Desa yang ada di Provinsi Bangka Belitung dalam menggunakan teknologi.

"Penguatan sinyal tentunya akan berdampak pada kemajuan, untuk semua bidang termasuk untuk Puskesmas yang ada di daerah,"ungkapnya.

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved