Berita Pangkalpinang
Penjelasan Pertamina Terkait Penyebab dan Upaya Keamanan, Tanggapi Kebakaran di SPBU Kace
Sales Branch Manager (SBM) PT Pertamina TBBM Pangkalbalam Satria Wibowo Wicaksono memberikan tanggapan mengenai kebakaran di SPBU Kace Pangkalpinang
Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sales Branch Manager (SBM) PT Pertamina TBBM Pangkalbalam Satria Wibowo Wicaksono memberikan tanggapan mengenai kebakaran di SPBU Kace, Jalan Muntok Pangkalpinang.
Kebakaran di SPBU Kace, Jalan Muntok Pangkalpinang, Senin (25/11/2019) pukul 11.30 WIB. Sebanyak lima unit sepeda motor, satu mesin nozzel, dan satu unit mobil minibus terbakar dalam musibah itu.
"Balik lagi, penyebab semua karena perilaku konsumen. Tidak semua kendaraan yang masuk di SPBU itu sesuai dengan spek dari pabrikan. Jadi kadang mereka punya pabrik sendiri bikin knalpotnya. Faktor seperti itu yang meningkatkan resiko terjadi kebakaran saat pengisian," ujar Wicaksono saat ditemui bangkapos.com, Senin (23/12/2019).
Pertamina tak dapat melarang para pengguna kendaraan seperti itu untuk tidak mengisi BBM di SPBU.
"Jadi yang jelas operator pada saat pengisian wajib mengimbau pembeli agar mematikan mesin saat pengisian. Biasanya motor yang sulit distarter dalam kutip kita usir keluar dari SPBU dulu baru boleh dinyalain, karena kita larang pun tidak bisa," ujar Wicaksono.
Sadli Ario P Sales Area Manager Sumsel Babel menjelaskan upaya keamanan dan antisipasi saat kebakaran di SPBU.
"Kita ada standar HSSE (Health, Safety, Security and Environment -red). Di SPBU itu ada APAR (Alat Pemadam Api Ringan) baik yang kecil maupun yang besar. Itu kegiatan rutin jadi kita terus perbarui dalamnya, sebab itu serbuk," jelas Sadli.
Jika umur dari bahan bakar APAR tu sudah mau habis. Pak Wicak dan tim akan mengajarkan teman-teman operator SPBU cara menggunakannya supaya mereka gak takut ada kebakaran itu antisipasi dari kita," tambah Sadli.
Upaya lain, ketika motor atau mobil yang sudah dimodifikasi serta sulit untuk dihidupkan akan digiring menjauh dari area pengisian BBM.
"Itu tindakan-tindakan preventif yang dapat kita lakukan untuk saat ini," ujar Sadli.
(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/satria-wibowo-wicaksono.jpg)