Berita Bangka Tengah
Perpanjang Kontrak, Staf Bawaslu Bangka Tengah Ikuti Psikotes dan Tes Bebas Narkoba
Sebanyak 15 orang Staf Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), mengikuti psikotes dan tes bebas penyalahgunaan narkoba.
BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Sebanyak 15 orang Staf Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), mengikuti psikotes dan tes bebas penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan yang dilakukan di ruang rapat Kantor Bawaslu Kabupaten Bateng ini dimaksudkan sebagai prasyarat untuk perpanjangan kontrak kerja tahun 2020, Sabtu (21/12/2019).
Ketua Bawaslu Kabupaten Bateng, Robianto mengatakan psikotes dan tes bebas narkoba ini sengaja dilakukan oleh pihaknya secara mendadak dengan tujuan bahwa seluruh staf harus terbebas dari penyalahgunaan narkoba dan memiliki kepribadian yang baik dalam bekerja, terutama untuk mengukur semangat kerja dalam tim.
"Tahapan pengawasan Pilkada 2020 sudah di depan mata. Tentunya, dukungan teknis dari staf sangat dibutuhkan oleh pimpinan. Dalam memberikan dukungan yang baik, tentunya setiap staf harus memiliki semangat kerja dan kepribadian yang baik agar tugas-tugas yang diberikan berjalan lancar dan tertib," jelas Robianto kepada Bangkapos.com, Senin (23/12/2019).
Terkait dengan bebas narkoba,menurutnya dengan intensitas kerja yang tinggi tentunya seorang staf diwajibkan harus terbebas dari penyalahgunaan narkoba.
Untuk itu pihaknya, sangat mendukung pemberantasan terhadap penyalahgunaan narkoba, adanya tes bebas narkoba ini sebagai bukti dan komitmen bahwa kami mendukung program pemberantasan penyalahgunaan narkoba.
"Dalam pelaksanaan tes bebas narkoba ini kita bekerjasama dengan pihak RSUD Bateng dan alhamdulilah dari hasil tes yang dilakukan, hasilnya semua staf negatif, dan rangkaian tes ini dilakukan secara mendadak tanpa diketahui sebelumnya oleh seluruh staf," ungkapnya.
Lebih lanjut Robianto menyatakan kegiatan tes dadakan seperti ini akan dilakukan secara kontinyu oleh pihaknya guna mengukur kinerja staf, terutama terbebas dari penyalahgunaan narkoba.
"Intensitas kerja kita di bawaslu sangat tinggi. Jadi, kita harus benar- benar memastikan bahwa seluruh staf selalu siap dalam menjalankan tugas dan kewajibannya dan yang terpenting harus selalu terbebas dari penyalahgunaan narkoba," tegas Robianto. (Bangkapos.com/Muhammad Rizki)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/psikotes-dan-bebas-narkoba.jpg)