Breaking News:

Gerhana Matahari Cincin

Begini Cara Menggunakan Alat untuk Melihat Gerhana Matahari Cincin 26 Desember 2019

Pertanyaannya, apakah mata seseorang akan aman bila melihat langsung gerhana matahari total pada 9 Maret nanti.

BANGKAPOS.COM--Fenomena alam yang akan terjadi di wilayah Indonesia yaitu terjadinya Gerhana Matahari Cincin pada Kamis, 26 Desember 2019.

Gerhana matahari di penghujung 2019 ini dapat disaksikan di wilayah Indonesia, baik secara keseluruhan maupun sebagian saja.

Pertanyaannya, apakah mata seseorang akan aman bila melihat langsung gerhana matahari total pada 9 Maret nanti.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Andi Eka Sakya menjawab dengan jelas bahwa melihat langsung fase gerhana matahari total tidak membahayakan mata.

Karena gerhana matahari cincin adalah fenomena yang terjadi saat matahari, bulan dan bumi berada di posisi yang tepat segaris.

Ketika peristiwa ini terjadi, piringan bulan yang teramati dari Bumi lebih kecil daripada piringan Matahari.

Akibat dari kondisi itu, saat puncak gerhana berlangsung, matahari tampak seperti cincin, gelap di bagian tengah dan terang bagian pinggirnya.

Gerhana Matahari Cincin (GMC) seperti itu bakal terjadi pada Kamis, 26 Desember 2019.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi GMC 26 Desember akan melintasi kawasan di sejumlah negara, yakni Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, India, Srilangka, Samudra India, Singapura, Indonesia, Malaysia, dan Samudera Pasifik.

Selain itu, sedikit wilayah Afrika bagian Timur, seluruh wilayah Asia, Samudera Hindia, Australia bagian Utara, dan Samudera Pasifik akan dilintasi Gerhana Matahari Sebagian pada hari yang sama.

Halaman
1234
Penulis: Dedy Purwadi
Editor: M Zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved