Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Mengintip Mudahnya Berkebun Sayuran Hidroponik, Sayurnya Sehat, Laris Dijual

Pengaplikasiannya sangat mudah, bisa ditanam di rumah yang tidak ada halaman sekali pun, terpenting keluarga bisa mengkonsumsi sayuran sehat

Penulis: Sela Agustika | Editor: khamelia

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Hidroponik merupakan salah satu teknik bercocok tanam yang tepat bagi masyarakat yang tinggal di perkotaan yang memiliki luas lahan pertanian sangat minim, sehingga mereka bisa memanfaatkan ruang terbuka di sekitar rumahnya untuk bercocok tanam.
Budidaya dengan teknik hidoponik ini memiliki berbagai keunggulan.

Herry Marta Saputra, Dosen Universitas Bangka Belitung yang menerapkan teknik budidaya hidroponik di rumahnya berharap karena cukup mudah, hidroponik ini bisa diterapkan oleh seluruh masyarakat. 

"Pengaplikasiannya sangat mudah, bisa ditanam di rumah yang tidak ada halaman sekali pun, terpenting keluarga bisa mengkonsumsi sayuran sehat setiap harinya," ujar Herry.

Ia mengatakan, budidaya hidroponik dapat dilakukan untuk semua kalangan yang mau belajar dan menerapkannya.

"Di sini banyak juga yang datang untuk belajar hidroponik, semuanya dari berbagai kalangan termasuk ibu-ibu rumah tangga, siswa, PNS dan masyarakat lainnya, " ungkap Herry.

Ia mengatakan, hidroponik memiliki beberapa keunggulan di antaranya, pemupukan tanaman langsung pada media air, sehingga penyiraman dan pemupukan lebih efisien dan efekfif, tidak perlu penyiangan gulma, penyiraman tidak perlu dilakukan secara manual dan hasil panen lebih bersih, terhindar dari hama, rasa dan tekstur lebih enak.

"Dibandingkan dengan tanah agak sulit, terutama cukup memakan waktu perawatan yang khusus, hasilnya tidak konsisten atau stabil karena tergantung dengan hara sedang untuk hidroponik sendiri hasilnya bisa dilihat langsung karena disini airnya telah diset stabil," ungkapnya.

Selain itu Ia mengungkapkan, tantangan hidroponik ini yaitu hanya terkait investasi awal.

"Harganya yang begitu menguras kantong. Tetapi untuk hasilnya bisa dirasakan dan memuaskan," ujarnya.

Ia juga menjual hasil panen hidroponik tersebut ke berbagai kalangan.

"Biasanya yang banyak membeli yaitu dari kalangan dosen dan masyarakat lainnya," kata Herry

Sayuran hasil panen tersebut dijual perbungkus. Satu bungkus sayur, berat 300gram dengan harga Rp 10 ribu.

"Keuntungan dari hidroponik cukup lumayan," ujar Herry.

Di kebunnya, ia juga menerima masyarakat yang ingin belajar mengenai hidroponik.

"Bagi yang pengen mengetahui atau yang mau belajar mengenai hidroponik bisa langsung datang ke alamat Jl Sawo duren belakang hotel mitra, kelurahan pintu air kecamatan Rangkui," ungkap Andre dan Dedi, tim hidroponik kepada Bangkapos.com, Rabu (25/12/2019).

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved