Breaking News:

Gerhana Matahari Cincin

Tak Hanya Saat Gerhana, Bupati Ibnu Minta Sebulan Sekali Ada Acara di Pantai Terentang

Ibnu membebaskan panitia untuk berkreasi memilih kegiatan tersebut, dengan harapan Pantai Terentang

bangkapos.com/Muhammad Rizki
Ratusan warga antusias melihat Gerhana Matahari Cincin di Pantai Terentang, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (26/12/2019). 

Gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara bumi dan matahari sehingga terlihat menutup sebagian atau seluruh cahaya matahari di langit bumi.

Dikutip dari Wikipedia dan situs BMKG, berdasarkan cara tertutupnya matahari, terdapat empat jenis gerhana matahari yaitu, Gerhana Matahari Total, Gerhana Matahari Cincin, Gerhana Matahari Sebagian, dan Gerhana Matahari Hibrida/Campuran.

Gerhana Matahari Cincin akan menghiasi langit Indonesia pada Kamis 26 Desember 2019 besok.

Gerhana Matahari Cincin hanya bisa disaksikan di Sumatera dan Kalimantan. Sementara wilayah lain hanya Gerhana Matahari Sebagian.

Gerhana Matahari Cincin terjadi ketika bulan berada segaris dengan bumi dan matahari.

Bulan juga sedang berada pada titik terjauh dari bumi.

Hal inilah yang menyebabkan piringan bulan akan terlihat lebih kecil dari pada matahari.

Dengan demikian, bulan tidak menutupi matahari sepenuhnya.

Dilansir Bangkapos.com dari Tribunnews.com, umumnya Gerhana Matahari Cincin terjadi tiap satu atau dua tahun sekali.

Terakhir, gerhana matahari cincin terjadi pada 26 Februari 2017.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Rizki
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved