Gerhana Matahari Cincin

Tak Hanya Saat Gerhana, Bupati Ibnu Minta Sebulan Sekali Ada Acara di Pantai Terentang

Ibnu membebaskan panitia untuk berkreasi memilih kegiatan tersebut, dengan harapan Pantai Terentang

bangkapos.com/Muhammad Rizki
Ratusan warga antusias melihat Gerhana Matahari Cincin di Pantai Terentang, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (26/12/2019). 

Sementara Gerhana Matahari Cincin akan terjadi dalam 6 tahun ke depan.

Sementara itu, hanya gerhana pada 2019 yang dapat diamati dari wilayah Indonesia.

4 Jenis Gerhana Matahari

1. Gerhana Matahari Total, yaitu ketika bulan menutupi seluruh matahari sehingga korona (yang menyelubungi matahari dan biasanya jauh lebih redup daripada matahari) menjadi terlihat.

Pada peristiwa gerhana total, gerhana total hanya tampak di sebuah "jalur" kecil di permukaan bumi.

2. Gerhana Matahari Cincin, yaitu ketika bulan berada tepat di tengah-tengah matahari dan bumi, tetapi ukuran tampaknya lebih kecil dibandingkan dengan ukuran tampak matahari.

Alhasil, pinggiran matahari terlihat sebagai cincin yang sangat terang dan mengelilingi bulan yang tampak sebagai bundaran gelap

3. Gerhana Matahari Campuran atau Hibrida antara gerhana total dan gerhana cincin.

Di sebagian permukaan bumi terlihat gerhana total, sedangan di titik lain terlihat gerhana cincin. Gerhana campuran seperti ini cukup langka.

4. Gerhana Matahari Sebagian terjadi ketika bulan berada tidak tepat di tengah-tengah garis antara matahari dan bumi, sehingga hanya menutupi sebagian matahari.

Fenomena ini biasanya terlihat di banyak titik di luar jalur gerhana total atau cincin.

Kadang, yang terlihat di bumi hanyalah gerhana sebagian karena umbra (bayangan yang menyebabkan gerhana total) tidak berpotongan dengan bumi dan hanya melewati daerah di atas kawasan kutub.

Gerhana sebagian biasanya tidak begitu mempengaruhi terangnya sinar matahari.

Kegelapan baru dapat dirasakan ketika lebih dari 90% matahari tertutup bulan, dan bahkan gerhana sebagian yang mencapai 99% tidak lebih gelap dibanding keadaan senja atau fajar.

Wilayah yang Dapat Menyaksikan Gerhana Matahari Cincin

Dikutip dari situs gerhanamatahari.id milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Kabupaten Siak, Riau menjadi lokasi yang paling ideal untuk menyaksikan Gerhana Matahari Cincin.

Gerhana Matahari Cincin dipredikasi akan dimulai pukul 12.15 WIB, memasuki fase puncak pada pukul 12.17 WIB, dan berakhir pada pukul 12.19 WIB.

Selain Kabupaten Siak, masyarakat Indonesia juga bisa mengamati momen Gerhana Matahari Cincin di wilayah tertentu.

Misalnya di Padang Sidempuan, Sibolga, Kepulauan Riau, dan sebagian dari Kalimantan Barat bagian utara, yaitu Kabupaten Singkawang.

Petugas BMKG, Kamis (26/12/2019) melakukan pengamatan terhadap gerhana matahari di Tanjung Kelayang.
Petugas BMKG, Kamis (26/12/2019) melakukan pengamatan terhadap gerhana matahari di Tanjung Kelayang. (posbelitung.co/Disa Aryandi)

Artinya, Gerhana Matahari Cincin hanya bisa disaksikan di beberapa wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Sementara wilayah lain di Indonesia hanya akan menikmati Gerhana Matahari Sebagian sekitar tengah hari, tergantung lokasi pengamatan.

Misalnya di daerah Sumatera Selatan mencapai 80 persen, sedangkan di Pulau Jawa mencapai 70-80 persen.

Sementara itu, wilayah lain di Indonesia dapat melihat gerhana sebagian dengan porsi tertutupnya Matahari hingga paling sedikit 20 persen di wilayah selatan Papua.

Untuk wilayah Bandung, bulan menutupi 70 persen permukaan matahari.

Di Jakarta, Gerhana Matahari Sebagian mencapai sekitar 72 persen.

Semakin mendekati jalur pusat gerhana, porsi tertutupnya matahari semakin besar. (Bangkapos.com/Muhammad Rizki)

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved