Advertorial

Panen Raya di Kota Kapur, Gubernur Erzaldi Ingin Meningkatkan Hasil Padi.

Lebih jauh, kalau sudah menggenang dan menjadi banjir, dapat berakibat gagal penen.

Panen Raya di Kota Kapur, Gubernur Erzaldi Ingin Meningkatkan Hasil Padi.
Diskominfo Babel
Gubernur Babel Erzaldi Rosman saat berada di Kota Kapur, Kecamatan Mendobarat, Bangka 

BANGKAPOS.COM - Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman bersama jajarannya mengunjungi kota kapur yang terletak di Mendo Barat.

Saat menghadiri perayaan Panen raya, Ia berharap Kota Kapur dapat menggenjot hasil padinya menjadi 2 kali dalam setahun.

Pembangunan irigasi untuk lahan pertanian dilakukan untuk membantu meningkatkan produksi hasil.
Irigasi merupakan sebuah alternatif pengairan lahan tadah hujan pada musim kemarau. Dengan adanya irigasi, lahan tidak lagi mengandalkan hujan yang tidak menentu waktunya.

Selain pembangunan irigasi, juga akan dilakukan Penambahan Jalan desa sepanjang 4km dan dibuat gorong-gorong (drainase). Hal ini perlu dilakukan, agar saluran irigasi di Sodet mengalir ke Sungai Mendo, sehingga tidak ada genangan.

Untuk itu, gubernur Ezaldi mengharapkan agar para petani dapat bekerja sama dengan koperasi, agar hasil panen dapat mencapai hingga 6 ton.

Warga pun diimbau agar menggunakan wadah ramah lingkungan untuk mengurangi sampah plastik di area persawahan. Dampak yang akan terjadi apabila banyak sampah plastik di area persawahan, akan membuat kualitas padi menjadi berkurang.

Lebih jauh, kalau sudah menggenang dan menjadi banjir, dapat berakibat gagal penen. Banjir ini bisa terjadi karena tumpukan sampah yang menghambat aliran air.

Selain membicarakan mengenai hasil sawah, gubernur Erzaldi turut mempromosikan pemberdayaan wanita di Desa Kota Kapur dan agar tidak menikah dini. Hal ini dilakukan agar para wanita di Desa Kota Kapur dapat menjadi pribadi mandiri, dan dapat membantu perekonomian keluarga, sehingga terjadi peningkatan taraf hidup.

Pernikahan usia dini, menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu dan bayi yang baru lahir, yang angkanya perlu diturunkan sesuai komitmen Indonesia untuk mencapai Target Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Kerjasama ini dilakukan bersama Jamshed M. Kazi, dari United Nation Women Bangladesh, untuk memberdayakan wanita Desa Kota Kapur agar mandiri dan menikah di atas 20 tahun. (Diskominfo Pemprov Babel)

Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved