Pro Kontra Kapal Isap

Kapal Isap Pun Menghilang, Ini yang Terjadi di Kelurahan Matras

Akhirnya kapal isap produksi (KIP) 'menghilang'. Kapal penyedot pasir timah yang, Jumat (27/12/2019) kemarin masuk ke Perairan Laut Matras

Kapal Isap Pun Menghilang, Ini yang Terjadi di Kelurahan Matras
Bangkapos.com/Fery Laskari
Kapal isap produksi di Laut Matras Sungailiat saat didemo nelayan kontra, kemarin, Jumat (27/12/2019). 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Akhirnya kapal isap produksi (KIP)  'menghilang'. Kapal penyedot pasir timah yang,  Jumat (27/12/2019) kemarin masuk ke Perairan Laut Matras Sungailiat Bangka, kini tak terlihat lagi.

Tiga unit KIP yang dimaksud, Sabtu (28/12/2019) dipastikan telah kembali ke Perairan Airkantung Sungailiat, setelah didemo sejumlah nelayan setempat.

Seperti diketahui, kemarin sejumlah nelayan kontra gabungan Kelurahan Matras Sungailiat dan Tuing, Bedukang Airantu Riausilip Bangka menggunakan belasan perahu demo mengepung tiga unit kapal isap pertambangan (KIP) di laut setempat. Awalnya KIP tetap bertahan, walau diusir nelayan.

VIDEO: Diusir Nelayan, Kapal Isap Tetap Bertahan di Laut Matras

Dikepung Belasan Perahu, Kapal Isap Tetap Bertahan, Begini Kondisinya

Namun ternyata aksi nelayan kontra akhirnya membuahkan hasil. Buktinya sejak pagi tadi tiga KIP yang dimaksud tak terlihat lagi di perairan tersebut. Namun gejolak massa kontra tak terhenti sampai disitu.

Warga tetap melanjutkan aksinya, tetapi kali ini bukan terkait keberadaan KIP, melainkan pada para oknum di kelurahan setempat, yaitu pada beberapa oknum kaling dan oknum RT.

Warga curiga ada beberapa oknum yang 'bermain' mendukung beroperasinya kapal isap yang dimaksud.

Masyarakat Minta Cabut IUP di Matras, Satu Keluarga Berantem Gara-gara Pro Kontra KIP

BREAKING NEWS: Dua Kubu Berkumpul, Kelompok Pro-Kontra Kapal Isap di Laut Matras

Untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan, polisi pun datang lagi ke Pantai Matras. Kehadiran polisi semata-mata untuk menciptakan situasi kondusif.

"KIP dak de agik, tapi sekarang warga nyidang oknum Kaling kek Pak RT di Pantai Matras, kapal isap sudah pergi, sekarang massa menyidang oknum Kaling dan oknum RT," kata warga setempat seraya menyebutkan, oknum yang dimaksud kemudian diamankan di Polres Bangka agar tak terjadi amuk massa.

Nelayan Gelar Orasi Tolak Tambang Laut, Ancam Bakar Kapal Isap Jika Beroperasi

VIDEO: Nelayan Matras Usir Kapal Isap, Begini yang Terjadi

Kapolres Bangka AKBP Aris Sulistyono dikonfirmasi Bangkapos.com, Sabtu (28/12/2019) mengaku telah mengoptimalkan komunikasi guna mengatasi demo damai yang dimaksud.

"Lah seger KIP sudah tidak operasi (suasana sudah kondusif KIP sudah tidak operasi di Laut Matras--red). Maka kami imbau masyarakat nelayan bekerja lah seperti biasa dan tidak perlu melakukan segala bentuk aksi (jangan demo lagi). Masyarakat nelayan harus jaga kondusifitas, apalagi ini kan suasana Natal dan jelang Tahun Baru," imbau Aris. (Bangkapos.com/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved