Staf Khusus Menteri BUMN Heran Jiwasraya Sponsori Manchester City, Padahal Keuangan Buruk sejak 2006

Dua tahun perjanjian, sejak 10 Juni 2014 Jiwasraya telah menggelontorkan anggaran dengan total Rp 13,5 miliar.

Staf Khusus Menteri BUMN Heran Jiwasraya Sponsori Manchester City, Padahal Keuangan Buruk sejak 2006
KONTAN.co.id
Ilustrasi Kantor Jiwasraya. 

BANGKAPOS.COM - Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengatakan, data keuangan Jiwasraya sudah buruk sejak 2006.

Ia pun heran bagaimana mungkin dengan kondisi keuangan yang kurang bagus, manajemen lama memutuskan menjadikan Jiwasraya sebagai sponsor Manchester City.

Pada 2014 pun, keuangan Jiwasraya masih jelek.

"Bayangkan 2014 posisi keuangan Jiwasraya sudah jelek, tapi masih mark up (menaikkan) buat jadi supporter Manchester City," ujar Arya ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (27/12/2019) seperti dikutip dari Kompas.com dalam artikel berjudul "Jiwasraya Gelontorkan Rp 13,5 Miliar untuk Manchester City, Ini Rinciannya".

Arya mengatakan, pada 10 Juni 2014, Manchester City sepakat bekerja sama dengan Asuransi Jiwasraya sebagai sponsor.

Dua tahun perjanjian, sejak 10 Juni 2014 Jiwasraya telah menggelontorkan anggaran dengan total Rp 13,5 miliar.

Sebagai bagian dari kemitraan, Jiwasraya memiliki hak untuk memproduksi iklan di televisi dengan bintang-bintang Manchester City.

Selain menampilkan lambang klub dan citra pemain dalam kampanye pemasaran di seluruh Indonesia, Jiwasraya juga menawarkan kepada fans untuk bertemu dan menyapa dengan para pemain Manchester City.

Kerja sama tersebut dihentikan pada 2018. 

"Biaya kunjungan Manchester City ke Indonesia Rp 4 miliar. Biaya sponsorship Rp 7,5 miliar setelah pajak mulai 1 Juni 2014-31 Mei 2016, biaya souvenir Rp 1 miliar, biaya tahunan konsultan Rp 1 miliar, total Rp 13,5 miliar," kata Arya

Halaman
123
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved