Direktur PDAM Tirta Bangka Bersyukur Perusahaan Masih Bisa Eksis di Usia ke-28

Saat ini jumlah pelanggan PDAM Tirta Bangka sekitar 11.000 lebih pelanggan di 8 kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka

Direktur PDAM Tirta Bangka Bersyukur Perusahaan Masih Bisa Eksis di Usia ke-28
BANGKAPOS.COM / EDWARDI
Bupati Bangka Mulkan menerima cindera mata berupa miniatur truk tangki PDAM dari Direktur PDAM Tirta Bangka Suhendra, Minggu (29/12/2019) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Direktur PDAM Tirta Bangka Suhendra merasa bersyukur, di usia yang ke-28, PDAM masih bisa tetap eksis memberikan pelayanan berkualitas dan berintegritas kepada para pelanggan di Kabupaten Bangka.

"Saat ini jumlah pelanggan PDAM Tirta Bangka sekitar 11.000 lebih pelanggan di 8 kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka, mudah-mudahan ke depan bisa lebih meningkat lagi," kata Suhendra saat kegiatan Jalan Sehat HUT ke-28 PDAM Tirta Bangka, Minggu (29/12/2019).

Dia mengatakan, PDAM Tirta Bangka saat ini sudah bekerja sama dengan perbankan untuk pelayanan pembayaran rekening air.

"Silakan para pelanggan bisa membayar menggunakan aplikasi yang ada di playstore, silakan di download. Selain itu juga bisa pembayaran melalui kantor pos dan secara manual juga bisa di Kantor PDAM Tirta Bangka," ujar Suhendra.

Diharapkannya, dengan membuka banyak kantor kas pelayanan pembayaran rekening air ini, pembayaran tidak mengalami keterlambatan, dan para pelanggan bisa tepat waktu membayar rekening air.

Bupati Bangka Mulkan mengucapkan selamat ulang tahun mengapresiasi PDAM Tirta Bangka yang sudah melaksanakan perayaan HUT ke-28 di Hutan Kota Sungailiat.

"Mungkin ini perayaan ulang tahun yang pertama dilaksanakan dengan melibatkan banyak masyarakat dan para pelanggan, berarti dalam umurnya yang ke 28 ini ada suatu kedewasaan dari pimpinan dan management untuk mengajak masyarakat bersama-sama memperingatinya karena mungkin selama ini banyak yang tidak tahu sudah berapa lama PDAM ini berdiri," kata Mulkan.

Diharapkannya, PDAM Tirta Bangka bisa semakin dicintai masyarakat dan para pelanggan sehingga PDAM menjadi maju dan berkembang sehingga bisa melayani kebutuhan air bersih bagi masyarakat.

"Air merupakan kebutuhan dasar atau primer. Tanpa air kita tidak bisa hidup, sehingga sampai hari ini PDAM masih eksis selama 28 tahun berada di tengah-tengah masyarakat," ujar Mulkan," ujar Mulkan.

Diakuinya, keberadaan PDAM sangat membantu kebutuhan masyarakat apalagi saat musim kemarau karena pelayanan PDAM saat ini selalu siap dan siaga melayani masyarakat.

"Tetapi memang kadang-kadang ada kendala seperti soal mesin yang dioperasikan setiap hari kadang terjadi aus sehingga menjadi rusak. Kami memohon maaf kepada para pelanggan yang setia selama ini menggunakan air PDAM," imbuh Mulkan. (Bangkapos com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved