Berita Bangka Tengah

Bank Sumsel Babel Koba Gelontorkan Dana CSR Rp 200 Juta Sepanjang 2019

Hingga akhir tahun 2019, Bank Sumsel Babel Cabang Koba sudah mengelontorkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) lebih kurang Rp 200 juta

Bank Sumsel Babel Koba Gelontorkan Dana CSR Rp 200 Juta Sepanjang 2019
Bangkapos.com/Muhammad Rizki
Kepala Bank Sumsel Babel Cabang Koba, Zandra saat menyerahkan CSR Kepada Pemkab Bateng, Koba (23/12/2019). 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Hingga akhir tahun 2019, Bank Sumsel Babel Cabang Koba sudah mengelontorkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) lebih kurang Rp 200 juta dalam satu tahun.

Kepala Bank Sumsel Babel Cabang Koba, Zandra mengatakan CSR yang diberikan semuanya berbentuk barang, yang nilainya mencapai kurang lebih Rp 200 juta.

Barang tersebut antara lain kursi roda senilai Rp 30 juta, buku Baca senilai Rp 30 juta, sepeda motor senilai Rp 16 juta dan banyak lainnya.

"CSR yang di berikan berdasarkan usulan proposal di tujukan ke Bank Sumsel Babel melalui Pemda Bateng," kata Zandra , Senin (30/12/2019) saat menyerahkan CSR Kepada Pemkab Bateng, di Kantor Bupati Bangka Tengah.

Jika dibandingkan dengan nilai CSR tahun 2018 yang berada di angka Rp 150 juta, CSR tahun 2019 yang menyentuh angka Rp 200 juta meningkat cukup pesat.

Hal ini dikarenakan meningkatnya jumlah proposal yang masuk, yang juga diimbangi dengan anggaran tersedia yang cukup tinggi di tahun 2019.

"Di tahun 2020, kami tetap berkomitmen mengeluarkan dana CSR yang sudah menjadi kewajiban Bank Sumsel Babel untuk aktif berpatisipasi membangun daerah Provinsi Sumsel dan Babel," jelas Zandra.

Menanggapi hal ini, Bupati Bangka Tengah (Bateng), Ibnu Saleh memberikan apresiasi kepada Bank Sumsel Babel Cabang Koba yang telah berpartisipasi membangun daerah Kabupaten Bateng melalui program CSR-nya.

"Terima kasih, semoga program CSR Bank Sumsel Babel bermanfaat bagi masyarakat Bateng, terutama bagi mereka yang membutuhkannya seperti penyandang Disabilitas butuh kursi roda," ujar Ibnu

Ibnu menjelaskan, program CSR menjadi kewajiban stakeholder untuk merealisasikannya setiap tahun.Untuk itu Pemkab Bateng juga konsisten akan menyerap kebutuhan sosial masyarakat yang tidak tertampung dalam kegiatan APBD Bateng.

"Kalau ada masyarakat membutuhkan fasilitas umum tidak tertampung dalam APBD Bateng, maka bisa kita arahkan ke program CSR perusahaan yang menjadi mitra Pemkab Bateng dalam membangun daerah," ungkap Ibnu. (Bangkapos.com/Muhmmad Rizki)

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved