Advertorial

Coffe Morning Akhir Tahun, Bupati Markus Soroti Disiplin Pegawai

Bupati Bangka Barat Markus SH didampingi Plt Sekda M. Effendi menggelar coffe morning akhir tahun 2019

Coffe Morning Akhir Tahun, Bupati Markus Soroti Disiplin Pegawai
Ist Humas Pemkab Bangka Barat
Bupati Markus SH didampingi Plt Sekda M. Effendi saat memimpin coffe morning akhir tahun 2019 di OR 1 Pemkab Bangka Barat, Senin (30/12/2019). 

BANGKAPOS.COM - Bupati Bangka Barat Markus SH didampingi Plt Sekda M. Effendi menggelar coffe morning akhir tahun 2019 bersama pimpinan OPD dan para kepala bagian serta para camat, di OR 1 Pemkab Bangka Barat, Senin (30/12/2019) pagi.

Dalam arahannya, salah satu hal yang disorot politisi PDI Perjuangan ini yakni tingkat kedisiplinan pegawai ASN maupun honorer yang dinilai masih perlu ditingkatkan lagi.

"Soal disiplin pegawai ini saya banyak sekali menerima laporan mulai dari malas masuk hingga titip absen. Terutama untuk pasukan kuning di dinas LH mohon diawasi dan dievaluasi. Jangan nanti diberhentikan lalu omong kemana-mana karena tidak senanglah dan sebagainya, padahal itu konsekuensi dari kemalasannya," tegas Markus di Muntok.

Markus menyebut, evaluasi pegawai baik ASN maupun PHL sangat penting agar tidak menimbulkan kecemburuan di antara sesama pegawai.

"Ini tidak hanya di dinas Lingkungan Hidup. Semua OPD juga harus croschek pegawainya karena ini menyangkut pelayanan publik. Jangan berpikir karena sudah PHL akan bertahan terus, kalau sudah malas mendingan berhenti dan diganti dengan yang mau kerja. Jangan sampai yang malas itu jadi penyakit di dinas itu, lalu mempengaruhi yang lain untuk ikut-ikutan malas," ujarnya menegaskan.

Sementara Plt Sekda M Effendi dikonfirmasi harian ini menandaskan, disiplin pegawai harus ditegakan. Sebab hal itu menunjukan bagaimana seorang pegawai (ASN dan PHL) mengabdi untuk negara dan masyarakat. Soal disiplin ini, terang Effendi, sudah diatur dalam PP No. 53 tahun 2010.

"Saya harap para pegawai kita benar-benar paham tentang PP 53 itu. Di sana sudah sangat jelas diatur soal jam masuk dan pulang kerja, termasuk sanksi mulai dari tingkatan ringan, sedang, hingga berat. Hanya selama ini pimpinan OPD yang masih kurang dalam penerapan. Sebab itu, kita akan keluarkan semacam surat edaran untuk para kepala OPD agar displin ini benar-benar ditegakan, karena kalau atasnya disiplin bawahnya pasti ngikut," pungkas Effendi. (Humas Pemkab Bangka Barat)

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved