Breaking News:

Demo Tambang

Demo Tolak Zona Tambang di DPRD, Erzaldi Memutar Arah Tinggalkan Pendemo

Gubernur usai mengikuti Rapat Paripurna terlihat terburu-buru meninggalkan Gedung DPRD.

Penulis: Riki Pratama | Editor: khamelia
Bangkapos/Riki Pratama
Para pendemo yang ramai masuk ke ruang Rapat Gedung DPRD Babel foto diambil, Senin (30/12/2019). 

BANGKAPOS.COM--Aksi unjuk rasa dilakukan oleh warga nelayan dan mahasiswa yang menolak zona tambang di Raperda RZWP3K pada, Senin (30/12/2019) siang, di DPRD Babel. Unjuk rasa ini tidak disambut oleh Gubernur Babel, Erzaldi Rosman.

Padahal, sebelumnya, Gubernur Babel terlihat hadir untuk melaksanakan rapat Paripurna bersama anggota DPRD Babel.

Ia bersama Wakilnya Abdul Fattah duduk paling depan berdampingan dengan Wakil Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi.

Gubernur usai mengikuti Rapat Paripurna terlihat terburu-buru meninggalkan Gedung DPRD.

Sebelumnya para awak media sempat mengejar Gubernur yang ingin mewawancarai terkait aksi unjuk rasa, namun Erzaldi enggan diwawancarai dengan alasan dikejar oleh waktu.

Awalnya, Gubernur Babel didampingi staf dan ajudannya ingin keluar melalui pintu depan kantor dewan, namun karena banyak pendemo ia kembali memutar arah, berjalan melalui jalan belakang kantor DPRD Babel.

Wakil Gubernur Babel, Abdul Fattah menjelaskan alasan Gubernur tidak bisa berlama lama usai melaksanakan rapat Paripurna, karena alasan adanya pertemuan di DKI Jakarta pada siang itu juga.

Ia dijadwalkan untuk mengikuti rapat Formatur Penyusunan Kelengkapan Dewan Pengurus APPSI Masa Bhakti 2019-2023 di Ruang Rapat TPUT Balai Agung Provinsi DKI Jakarta.

"Ia mengikuti acara yang sudah teragendakan APPSI seluruh Indonesia ini membahas terkait kepentingan masyarakat karena berkaitan, dengan harga sawit, bersama dengan Gubernur yang wilayah penghasil sawit, karena beliau adalah sekretaris," ungkap Abdul Fattah kepada wartawan.

Ia menambahkan, untuk pertemuan dengan para pendemo selama Gubernur memiliki tugas lain sehingga diwakilkan olehnya Wakil Gubernur sebagai penggantinya.

"Dia sudah mendelegasikan ke kami, karema berdasarkan peraturan undang-undang daerah dalam hal Gubernur kepala daerah berhalangan hadiri, tugas di lakukan wakil kepala daerahnya," tukasnya.

(Bangkapos/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved