Breaking News:

VIDEO: Seduhan Teh Tayu Jebus Tersedia di Pasadena Hotel Muntok, Ini Khasiatnya

Tersaji rampai teh tayu di meja kanan tempat breakfast Pasadena Hotel. Siang itu, Jemari Sugia or Akiau terlihat cekatan, meramu Teh Tayu.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: Tomi

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ada Pemandangan berberda di ruang breakfast Pasadena Hotel di jalan komplek Perkantoran Pemkab Pal 4 Dayabaru, Muntok Bangka Barat, Senin (30/12/2019) siang.

Selain tempat sajian makanan, tersaji rampai teh tayu di meja kanan tempat breakfast Pasadena Hotel. Siang itu, Jemari Sugia or Akiau terlihat cekatan, meramu Teh Tayu.

Ada dua macam jenis teh yang disedu Sugia pada kesempatan itu. Satu rampai terlihat halus pucuk, dan satunya lagi terlihat kasar.

Biasanya penikmat teh pemula lebih memilih potongan teh yang kasar ketimbang yang halus. Sebab rampai teh yang halus lebih strong atau Sepat karena berasal dari pucuk.

" Biasanya kalau pemula lebih suka daun kasar. Bedanya kalau daut pucuk ini rasanya lebih strong lebih sekat, kalau bukan pecinta teh biasanya kami sugukan yang kasar dulu," ujar Wanita yang sempat diminta menjadi Intraperter Teh Tayu di rumah Mayor, Muntok ini, Senin (30/12/2019)

10 menit berlalu, seduhan teh Tayu, lalu dituangkan Wanita keturunan Tionghoa tersebut ke mangkok mangkok kecil diatas meja.

Tak ketinggalan, Penulis pun berkesempatan menyicipi teh yang dipercaya ampuh menurunkan kolesterol tersebut. Rasa teh Tayu tak ubah, teh teh lainnya. Hanya saja aroma dan cara penyajiannya saja yang berbeda.

Dimana aroma teh tayu lebih menyengat dan disajikan tanpa gula. Namun bagi yang suka selera manis, teh tayu akan terasa lebih enak jika dipadukan dengan gula batu.

Menurut Sugia, nama teh Tayu sudah tak asing. Khususnya bagi warga etnis tionghoa yang tinggal di dusun Tayu, Desa Ketap, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat. Bisasnya teh tayu ini dipakai sebagai sesajen dalam upacara agama, seperti sembayang kubur dan pesta pernikahan. (bangkapos.com/ ANTHONI RAMLI)

Selain itu teh Tayu juga dipercaya mampu menurunkan kolesterol, mencegah stroke dan darah tinggi.

"Kalau teh tayu ini dikenal sejak turun temurun. Biasanya dipakai saat sembahyang kubur dan di pesta perkawinan orang Tionghoa," bebernya.

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved