Kriminalitas

Ini Klarifikasi Kalapas Mengenai Ibu yang Tidak Dapat Bertemu Anaknya di Lapas Narkotika

Kepala Lapas Narkotika Kota Pangkalpinang, Yugo memberikan klarifikasi mengenai perihal pengaduan seorang ibu bernama Rida Ristuwana

Ini Klarifikasi Kalapas Mengenai Ibu yang Tidak Dapat Bertemu Anaknya di Lapas Narkotika
Bangka Pos/Ryan Agusta
Kepala Lapas Narkotika Kelas II Pangkalpinang, Yugo Indra Wicaksi 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--  Kepala Lapas Narkotika Pangkalpinang, Yugo Indra Wicaksi  memberikan klarifikasi mengenai perihal pengaduan seorang ibu bernama Rida Ristuwana yang mengaku tidak bisa bertemu anaknya yang ditahan di Lapas Narkotika.

Ibu tersebut mengatakan anaknya diduga kedapatan menggunakan narkoba di dalam lapas dan disebut-sebut dipukuli sehingga ia tak diperbolehkan menemuinya.

"Betul mengenai ibu itu ingin bertemu anaknya. Saya mohon izin ya, ibu itu agak gimana bu ya. Kami sudah 4 hari diteror sama ibu itu terus," ungkap Yugo  saat dikonfirmasi bangkapos.com, Selasa (31/12/2019).

"Bukannya apa-apa ini memang hak semua binaan dan keluarganya untuk mendapatkan layanan kunjungan keluarga. Tapi anaknya ibu itu sedang kondisi masalah. Sedangkan diaturan kita bila kondisi masalah dengan warga binaan yang lain wajib kita amankan,"  jelas Yugo.

Ia menjelaskan, anak ibu tersebut yang bernama Heriansah (21) diduga menggunakan sabu-sabu di dalam lapas dari pengakuan para binaan lain akan tetapi buktinya belum ditemukan.

"Anaknya tersebut juga memang sudah empat kali masuk penjara dalam kasus 2 kali kriminal pencurian, dan narkoba kemudian narkoba lagi. Anaknya juga sering buat masalah di dalam lapas, barang temannya dicuri jadi kita amankan," ungkap Yugo.

Pengamanan tersebut katanya upaya agar anak tersebut tidak diamuk para binaan lain agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan.

"Anak tersebut diamankan tidak kita pukuli, tidak kita apa-apakan. Kita juga mengedepankan HAM," jelasnya.

Saat bangkapos.com menanyakan kenapa ibu tersebut tidak diizinkan melihat wajah anaknya saja agar tidak dicurigai adanya pemukulan.

"Anak tersebut mau kita keluarkan dari sel kita agak getar-getir. Di dalam penjara ini banyak orang, bagaimana situasi takutnya diserbu anak-anak," kata Yugo.

Sedih Tak Bisa Bertemu Anak di Lapas Narkotika

Sebelumnya diberitakan bahwa Rida Ristuwana mendadak sedih, tak berapa lama air matanya menetes. Wanita paruh baya ini gelisah manakala mendengar kabar anaknya di Lapas Narkotika Selidung.

Sampai Sabtu, (28/12/2019) ia tidak bisa bertemu anaknya di dalam lapas. Padahal hari Rabu, (25/12/2019) pekan lalu ia masih bisa bertemu anaknya dalam kondisi baik-baik saja.

Anaknya bernama Heriansyah tersebut sudah 10 bulan mendekam  di Lapas Narkotika Selindung karena kasus narkoba dengan hukuman 5 tahun 2 bulan.

"Sabtu tidak bisa bertemu katanya Rian itu ketahuan pakai narkoba di dalam lapas. Tiga orang terbukti katanya. Saya mati ngotot mau ketemu hari itu karena bawa banyak barang," cerita Rida saat datang ke Kantor Bangka Pos, Selasa (31/12/2019). 
(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved