Berita Pangkalpinang

Biduan Ambil Sabu-sabu Di Bawah Pohon, Akui Hingga Saat Ini Belum Dapat Upah

Uangnya gak kesaya, saya cuma ngambil. Belum dapat upah, tapi memang dijanjikan karena saya memang lagi butuh duit

Biduan Ambil Sabu-sabu Di Bawah Pohon, Akui Hingga Saat Ini Belum Dapat Upah
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Saksi Evan memberikan keterangan terhadap terdakwa Annisa di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang, Kamis (02/01/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Terdakwa Annisa Dhiah Permatasari jalani sidang terkait narkotika jenis sabu-sabu di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang, Kamis (02/1/2020).

Dalam sidang kali ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan saksi dari Polda Bangka Belitung, Evan yang ikut dalam penanganan terdakwa.

Saksi Evan pada keterangannya kepada majelis hakim mengatakan, barang bukti berhasil ditemukan di lemari kontrakan terdakwa Annisa.

"Informasi masyarakat memiliki narkotika sabu. Anggota enam orang langsung ke rumah dia (terdakwa). Kami masuk lalu terdapat barang bukti 8 paket, timbangan yang kami temui di lemari," ujar Evan kepada majelis hakim.

Selain itu menurut saksi Evan, terdakwa mengambil barang bukti dibawah pohon dan menerima upah melalui transfer bank.

"Barang bukti itu dari Yunizar dan ini masih dilakukan pengembangan. Yunizar telepon terdakwa nyuruh ngambil barang di bawah pohon. Dari Yunizar diletakkan di bawah pohon, lalu terdakwa ambil. Kalau diuangkan barang bukti sekitar Rp 7 juta," lanjut Evan.

Sementara itu usai mendengar keterangan saksi Evan, majelis hakim yang dipimpin oleh Corry Octarina mempersilahkan terdakwa Annisa untuk memberikan keterangan.

Dalam keterangannya terdakwa Annisa mengakui, dijanjikan akan diberikan upah oleh Yunizar.

"Uangnya gak kesaya, saya cuma ngambil. Belum dapat upah, tapi memang dijanjikan karena saya memang lagi butuh duit," ucap terdakwa Annisa.

Lebih lanjut terdakwa mengakui telah memecah satu paket narkotika jenis sabu-sabu, menjadi delapan paket.

"Selama ini make aja, disuruh ngambil aja. Awalnya masih satu bungkus, saya ambil bawa pulang, yang mecah itu saya atas suruhan dia (Yunizar)," lanjutnya.

Kasus bermula saat Annisa yang berprofesi sebagai biduan di daerah Kota Pangkalpinang, ditangkap anggota Polda Bangka Belitung atas kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu.

Terdakwa ditanggkap pada Jum'at (11/10/2019) pukul 23.00 di rumah kontrakan dijalan Jaya Wijaya, Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Atas penangkapan tersebut ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 5,4 gram.

Usai mendengar keterangan terdakwa majelis hakim menutup persidangan dan melanjutkan pada Senin (06/12/2019) dengan agenda tuntutan. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved