Berita Pangkalpinang

Hasil Evaluasi Program Fuel Card, Jumlah Pembelian BBM akan Ditambah

evaluasi ada beberapa yang dilakukan perubahan dan penambahan kebijakan baru terkait fuel card kartu pengendali BBM bersubsidi.

Hasil Evaluasi Program Fuel Card, Jumlah Pembelian BBM akan Ditambah
bangkapos.com / Riki Pratama
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Babel Yanuar. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dampak dari penolakan para pengerit terhadap keberadaan Fuel Card kartu pengendali BBM bersubsidi jenis solar, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung akan melakukan evaluasi terhadap program tersebut.

Ada beberapa ketentuan yang akan dilakukan evaluasi oleh Pemerintah Provinsi Babel. Seperti penambahan jumlah liter setiap pembelian solar di SPBU dan melakukan pemutihan pajak untuk kendaraan yang belum lunas pajak dan berplat kendaraan luar Bangka.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Babel, Yanuar, mengatakan setelah pihaknya melakukan evaluasi ada beberapa yang dilakukan perubahan dan penambahan kebijakan baru terkait fuel card kartu pengendali BBM bersubsidi.

"Setelah kita evaluasi untuk kendaraan pribadi dan usaha itu perlu kita naikan pertimbangan begitu, berapa besar kenaikan nanti diinfokan lebih lanjut, karena kami ingin mengubah surat edaran Gubernur, tetapi ada kenaikan untuk pribadi dan kendaraan usaha plat kuning, ada penambahan kouta untuk yang 20 liter dan 30 liter, itu kita evaluasi,"ungkap Yanuar kepada wartawan, Kamis (2/1/2020).

Disinggung apakah takut dengan desakan pengerit, sehingga dilakukan perubahan dan evaluasi terhadap kebijakan fuel card, Yanuar mengatakan ini dilakukan evaluasi untuk perbaikan setiap kebijakan yang masih memiliki kekurangan.

"Sebenarnya bukan takut atau tidak, tetapi BBM subsidi ini harus dimanfaatkan yang benar dan layak mendapatkanya, dari BPH Migas dan Menteri juga mengatakan seperti itu, BBM bersubsidi harus orang yang berhak menerimanya, penggunaan BBM bersubsidi banyak jebolnya bukan hanya di Babel, tetapi untuk diwilayah pertambangan banyak jebolnya,"ungkapnya.

Lebih jauh, ia menjelaskan dalam evaluasi fuel car juga dilakukan pemutihan pajak, tujuanya untuk kendaraan yang mati pajak, dan plat luar bisa mengubahnya ke plat Bangka Belitung agar bisa memanfaat program tersebut.

"Kemudian ada permintaan pemutihan itu kita sudah memberikan kelonggaran baik dari masyarakat Bangka dan Belitung, permintaanya sama untuk dilakukan pemutihan, dan Gubernur Babel menyetujuinya,"ungkapnya.

Ia menambahkan untuk angka pemilik kartu fuel card saat ini telah mencapai 7.703 dan terus bertambah setiap harinya hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Kalau untuk Bangka dan Pangkalpinang sudah hampir semuanya, informasi kita sudah daftar melalui online baik di Samsat dan Kantor Cabang ESDM di Bangka maupun di Belitung, jumlahnya itu setiap hari bertambah,"ungkapnya.

Sementara untuk ful card BBM jenis Premium, sampai saat ini, Pemerintah Provinsi Babel belum menentukan kapan kebijakan itu akan dilaksanakan, karena masih banyak persiapan untuk menerapkan kebijakan tersebut.

"Untuk premium kita sedang melakukan persiapan, karena banyak untuk kendaraan roda dua, empat, perlu evaluasi tidak serta merta menerapkan itu, karena perlu pengaturan kendaraan roda dua berapa liternya, kita masih memperlajari itu, setelah dipelajari baru dilaksanakan secepatnya,"ungkapnya. (Bangkapos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved