Breaking News:

Kronologi 8 Prajurit TNI Diadang KKB Papua, Sertu Rohmat Sempat Bilang Kangen Keluarga Sebelum Tewas

Sertu Anumerta Miftachur Rohmat prajurit TNI gugur dalam baku tembak dengan KKB Papua di Kabupaten Keerom, Senin (30/12/2019).

facebook Surga Kecil yang Jatuh ke Bumi
Anggota KKB yang hidup di belantara Papua. 

"Nek setengah jam-an enten, telepon kulo (setengah jam menelepon saya)," jelas Sugiartun, Selasa (31/12/2019).

Sementara mengenai kabar tentang kematian putranya, Sugiartun mengetahui dari menantunya.

Sertu Miftachur Rohmat (Dok. Warta Kota)
Sertu Miftachur Rohmat (Dok. Warta Kota) 

Sang menantu datang bersama anggota Koramil Dempet pada Senin siang kemarin.

Tak ayal, Sugiartun pun langsung lemas mendengar berita anaknya gugur dalam tugas.

Sedangkan kakak ipar Miftachur Rohmat, Miftahul Huda (38) mengatakan, keluarga menerima kabar mengejutkan itu sekitar pukul 12.00, kemarin siang.

Millenial, Inilah Jurusan dan Pekerjaan yang Paling Dicari di Tahun 2020

Dia kemudian konfirmasi ke Kodam Jayapura sekitar pukul 14.00 WIB.

Huda mendapat penjelasan jika adiknya dihadang KKB dan tertembak di bagian dada saat bertugas giliran mengambil logistik di perbatasan Papua.

4. Akan naik pangkat

Miftachur Rohmat berangkat bertugas ke Gorontalo bergabung dengan Yonif 713/ST lima bulan yang lalu, pada Agustus 2019.

Menurut Huda, Miftachur Rohmat juga akan naik pangkat pada April 2020

"Adik saya masuk tentara umur 19 tahun."

"Dia akan naik pangkat pada April 2020 nanti."

"Sekarang naik Sersan Satu karena gugur dalam tugas atau Anumerta," jelasnya.

Ajudan Wakil Bupati Nduga Tewas Ditembak KKB Papua

Di kasus lain, Hendrik Lokbere adalah ajudan Wakil Bupati Nduga yang tewas ditembak KKB Papua pada 20 Desember 2019.

Tertembaknya Hendrik Lokbere sekaligus sopir pribadi Wakil Bupati Nduga Wentius Nemiangge marah dan mundur dari jabatannya.

Wakil Bupati Nduga Wentius Nemiangge mengatakan, Hendrik Lokbere ditembak saat berjalan di Kampung Yosema, Distrik Kenyam, Nduga, Papua.

Keadaan di Kampung Yosema relatif kondusif. Kala itu tidak ada kontak senjata.

"Tidak ada kontak senjata, itu di tengah jalan dia dapat tembak," kata Wentius yang mengaku sedang berada di Distrik Kenyam, saat dihubungi, Jumat (27/12/2019).

Wentius pun terpukul dan memutuskan mengundurkan diri setelah mengetahui Hendrik tewas.

Foto Kiri Wakil Bupati Nduga, Wentius : Nemiangge. Foto kanan : Asisten I Sekda Papua Doren Wakerkwa. (Kolase Istimewa/KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI)
Foto Kiri Wakil Bupati Nduga, Wentius : Nemiangge. Foto kanan : Asisten I Sekda Papua Doren Wakerkwa. (Kolase Istimewa/KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI) 

Wentius kemudian membuat pernyataan mengejutkan di hadapan massa di Bandara Kenyam pada 24 Desember 2019.

Dia menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Bupati Nduga. Wentius pun melepaskan seragam wakil bupati di samping jenazah Hendrik.

"Saya kecewa terus, lebih baik saya (jadi) masyarakat biasa dari pada saya pusing terus," sebut Wentius.

Ia berhadap, pengunduran dirinya bisa membuat pihak-pihak yang bertikai di Nduga sadar sudah banyak rakyat menjadi korban konflik bersenjata ini.

"(Pemerintah) harus perhatikan dulu masalah ini karena rakyat terus jadi korban.

OPM juga tidak mau kalah, anggota terus bertambah, rakyat yang korban," katanya.

Luna Maya Dan Ryochin Semakin Serius, Masih Tunggu Lampu Hijau Calon Mertua

Wentius juga meminta Presiden Joko Widodo berkunjung ke Nduga untuk menuntaskan konflik.

"Pokoknya Jokowi harus turun tanggung jawab," kata dia.

Kabar pengunduran diri Wakil Bupati Nduga, Wentius Nimiangge, dikicaukan oleh pengguna Twitter Timur Matahari melalui akun @jayapuraupdate.

Dalam unggahannya, akun tersebut menulis, "Wakil Bupati NdugaWentius Nimiangge, menyatakan mundur dari jabatannya.. di hadapan masyarakat".

Unggahan itu juga disertai tiga foto.

Di tiga foto itu, terlihat seorang pria berkemeja batik hitam dan celana warna senada, bicara di hadapan banyak orang di sebuah tempat yang lapang.

Pria itu terlihat bertelanjang kaki dan menggunakan pengeras suara.

Dirjen Pusat Penerangan (Puspen) Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri) Bahtiar mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti kabar pengunduran diri Wakil Bupati Nduga, Wentius Nimiangge.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Gugur Ditembak KKB Papua, Sertu Miftachur Rohmat Sempat Bilang Kangen Keluarga, Berikut 4 Faktanya
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta

Editor: fitriadi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved