VIDEO: Mulkan Lantik 381 Pejabat Pemkab Bangka

Bupati Bangka Mulkan melantik H Andi Hudirman sebagai Sekda Bangka defenitif bersama 380 pejabat eselon II, III, dan IV lainnya di lingkungan Pemkab

BANGKAPOS.COM - Setelah cukup lama, hampir 2 tahun jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangka dijabat penjabat (Pj) Sekda Bangka, akhirnya Bupati Bangka Mulkan melantik H Andi Hudirman sebagai Sekda Bangka defenitif bersama 380 pejabat eselon II, III, dan IV lainnya di lingkungan Pemkab Bangka di Gedung Sepintu Sedulang, Kamis (02/01/2020).

Andi Hudirman sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka. Sedangkan Penjabat Sekda Bangka, Ahmad Muchsin kembali menjabat sebagai Asisten III Setda Bangka

Pejabat eselon II lainnya yang dilantik, yakni H Asep Setiawan sebagai Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka, Toni Marza sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Khairil Anwar sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangka, M Jumani sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Elius Gani Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Arman sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Pilitik, M Dalyan Amrie sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan, Iwan Hindari Kepala Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah, Baharudin Bafa sebagai Kepala Dinas Sosial, Erry Gusmawan sebagai Sekretaris DPRD Bangka.

Bupati Bangka Mulkan mengatakan di awal tahun 2020 ini, Pemkab Bangka melantik para pejabat di lingkungan Pemkab Bangka baik eselon IV, III, dan II.

"Saya berharap bapak ibu yang dilantik hari ini bisa bersyukur karena dari sekian ribu ASN kita, hanya ada 381 orang ASN kita yang dilantik hari ini yang merupakan orang-orang pilihan baik kepala daerah maupun Baperjakat," kata Mulkan.

Ditambahkannya para pejabat yang dilantik ini diberikan waktu selama 6 bulan kedepan untuk dinilai apakah bisa menjalankan amanah yang diberikan ini, kalau tidak bisa akan dicopot dari jabatannya.

"Saya harapkan bapak ibu yang dilantik bisa menterjemahkan dan melaksanakan tugas jabatan yang diberikan, bukan keenakan merasakan jabatan yang diembannya, mentang-mentang sudah jadi lurah, camat merasa gagah tetapi kinerjanya tidak bagus, maka yang seperti ini akan selesai," tegas Mulkan.

Diharapkannya, ke depan para ASN dan pejabat di lingkungan Pemkab Bangka harus berlari, tidak ada lagi istilah berjalan atau melow, kita harus mandiri karena dana DABA berkurang sebab dituntut kemandirian agar potensi yang kita miliki itu harus dikembangkan dan gali dengan sebaik-baiknya.

"TPP pegawai saat ini harus berdasarkan e-kinerja, apa yang bapak ibu kerjakan saat ini itu yang didapat, tidak ada lagi istilah jam 10 sudah nongkrong di warung kopi," imbuh Mulkan.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Tomi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved