VIDEO: Tarif Cukai Rokok Naik, Ini Kata Perokok Aktif: Tidak Setuju dan Tidak Akan Berhenti Merokok

Menteri Keuangan Sri Mulyani resmi menaikkan tarif cukai rokok yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 152 tentang Tarif Cukai

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Menteri Keuangan Sri Mulyani resmi menaikkan tarif cukai rokok yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 152 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau.

Peraturan itu ditandatangani pada 18 Oktober lalu dan berlaku 1 Januari 2020.

Satu perokok aktif, Cucu mengaku menghabiskan sekitar 12 batang rokok sehari mengungkapkan ketidaksetujuannya.

"Karena Indonesia penghasil tembakau kenapa cukainya bisa naik. Saya juga tidak akan berhenti merokok hanya karena harga naik," ujar Cucu saat ditemui bangkapos.com, Kamis (2/12/2019).

Menurutnya kenaikan tersebut tidak mempersulit sebab merokok bagian dari keinginan bukan kebutuhan.

"Namun harus diingat hal ini akan berdampak langsung kepada masyarakat menengah ke bawah terutama pedagang eceran," kata Cucu.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Tomi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved