Berita Sungailiat

Pengadilan Negeri Sungailiat Adili 595 Perkara, Narkoba dan Perceraian Paling Dominan

Sepanjang 2019, sebanyak 595 perkara diadili di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat Bangka.

Pengadilan Negeri Sungailiat Adili 595 Perkara, Narkoba dan Perceraian Paling Dominan
Bangkapos.com/Fery Laskari
Humas Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, R Narendra Mohni 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sepanjang 2019, sebanyak 595 perkara diadili di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat Bangka.

Perkara yang dimaksud terdiri atas perkara pidana dan perkara perdata. Berikut penjelasan Ketua PN Sungailiat, Fatimah diwakili Humas PN Sungailiat, R Narendra Mohni, Jumat (3/1/2020).

"Selama kurun waktu 2019 Pengadilan Negeri Sungailiat keseluruhan telah menyidangkan 595 perkara. Baik itu perkara pidana dan perdata. Hingga Selasa 31 Desember 2019 lalu, hanya menyisakan 14 tunggakan perkara yang belum putus," jelasnya.

Menurut Narendra, perkara tersebut terdiri atas 75 perkara tunggakan sisa Tahun 2018 dan 520 perkara yang didaftarkan di Pengadilan Negeri Sungailiat selama Tahun 2019.

"Sedangkan perkara yang masuk selama Tahun 2019 tersebut terdiri dari 417 perkara pidana dan 103 perkara perdata, dengan rincian 394 perkara register pidana biasa ataupun khusus dengan terdakwa orang dewasa, 15 perkara pidana anak (terdakwa anak-anak) dan 2 sidang tindak pidana ringan (tipiring)," jelasnya.

Sementara perkara perdata terdiri dari 46 perkara perdata gugatan, 52 perkara perdata permohonan dan perkara gugatan sederhana sebanyak 5 perkara.

"Untuk jenis perkara pidana yang ditangani di Pengadilan Negeri Sungailiat secara keseluruhan, perkara pidana Narkotika pada tahun ini menempati jumlah perkara pidana terbanyak yakni sebanyak 132 perkara, disusul pencurian sebanyak 100 perkara," katanya.

Sedangkan perkara perdata gugatan perceraian menempati urutan perkara perdata terbanyak, yakni sebanyak 41 gugatan.

"Dengan demikian sampai akhir Tahun 2019 rasio penanganan keseluruhan perkara di Pengadilan Negeri Sungailiat mencapai 97,31 persen, dengan menyisakan 6 perkara pidana dan 8 perkara perdata yang belum diputus (selesai minutasinya)," kata Kiki, sapaan akrab R Narendra Mohni.

(bangkapos.com/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved