MONAS Pernah Banjir di Masa Lalu, Kepala BNPB Imbau Jangan Menantang Alam Tapi Saling Bantu

Tingginya curah hujan yang terjadi sejak malam pergantian tahun di Jabodetabek telah menyebabkan banjir di Jakarta

MONAS Pernah Banjir di Masa Lalu, Kepala BNPB Imbau Jangan Menantang Alam Tapi Saling Bantu
Tribunnews/Alex Suban
Sejumlah kendaraan mencoba menerobos banjir yang menggenangi Jalan Jatinegara Barat dan sekitarnya, di Jakarta Timur, Rabu (1/1/2020). Curah hujan yang tinggi ditambah dengan luapan air Sungai Ciliwung dan tingginya muka air laut membuat beberapa kawasan di Jakarta terendam banjir. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Tingginya curah hujan yang terjadi sejak malam pergantian tahun di Jabodetabek telah menyebabkan banjir di wilayah Jakarta dan kota penyangga di sekitarnya.

Melihat bencana yang terjadi saat ini, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan fenomena seperti ini pernah terjadi puluhan tahun hingga ratusan tahun lalu.

"Ini adalah peristiwa alam yang merupakan siklus dari sekian puluh tahun atau sekian ratus tahun," ujar Doni, di Gedung BPPT 2, Jakarta Pusat, Jumat (3/1/2020).

Bahkan di Jakarta yang merupakan ibu kota, banjir seperti ini pernah melanda kawasan Monas pada masa lampau, tepatnya tahun 1897.

"Jika kita lihat pada masa lalu ternyata di Monas pernah banjir," kata Doni.

Untuk menanggulangi bencana seperti banjir, tentunya memerlukan pemahaman dari banyak pihak, baik stake holder maupun masyarakat bahwa Jabodetabek membutuhkan banyak daerah resapan yang kini mulai tergerus oleh pembangunan bangunan modern dan pemukiman.

Doni pun menegaskan imbauannya, agar jangan pernah menantang alam.

Karena jika alam sudah rusak, maka manusia yang akan mengalami dampak buruknya.

"Jika kita menghadapi upaya untuk menantang (alam) tentunya tidak (boleh) seperti itu, tidak ada satu pun manusia yang dapat menaklukkan alam," tegas Doni.

Terkait tingginya intensitas hujan yang terjadi saat ini hingga menyebabkan banjir di Jabodetabek, pemerintah pun mulai ambil tindakan.

Halaman
123
Editor: ediyusmanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved