Banjir Jakarta

TRAGEDI Banjir Jakarta dari Era Kolonial Belanda, Soeharto hingga Jokowi-Ahok BTP, Ini Kisahnya

Menelisik kisah banjir Jakarta dari masa ke masa era kolonial Belanda, Jokowi Ahok BTP hingga Anies Baswedan

TRAGEDI Banjir Jakarta dari Era Kolonial Belanda, Soeharto hingga Jokowi-Ahok BTP, Ini Kisahnya
Tribunnews/Alex Suban
Sejumlah kendaraan mencoba menerobos banjir yang menggenangi Jalan Jatinegara Barat dan sekitarnya, di Jakarta Timur, Rabu (1/1/2020). Curah hujan yang tinggi ditambah dengan luapan air Sungai Ciliwung dan tingginya muka air laut membuat beberapa kawasan di Jakarta terendam banjir. 

BANGKAPOS.COM - Jakarta banjir lagi, banjir lagi. Jakarta seakan tak lepas dari banjir.

Tahun berganti. Pemerintah, gubernur, dan presiden datang dan pergi, tetapi Ibu Kota belum juga terbebas dari bencana banjir.

Menilik kisah masa lalu, sejak zaman Tarumanegara, kemudian saat bernama Jayakarta, Batavia, Jakurata, sampai Djakarta, banjir selalu menyapa.

Pemerintah pada zaman-zaman itu bukannya tidak melakukan usaha.

Namun, problematika banjir seperti belum ditemukan jalan penyelesaiannya.

Berikut cerita penanganan banjir Jakarta dari masa ke masa:

Abad ke V, Kerajaan Tarumanegara

Upaya penanganan banjir dilakukan Raja Tarumanegara, Purnawarman.

Dalam Prasasti Tugu dari abad V Masehi, disebutkan, saat itu wilayah yang kemudian hari bernama Jakarta itu sudah terjadi banjir.

Mengutip pemberitaan Kompas.com, 21 Februari 2017, Arkeolog Universitas Indonesia, Hasan Djafar mengungkapkan, Raja Purnawarman memerintahkan untuk pembuatan kanal dari Sungai Candrabagha (Kali Bekasi) dan Kali Gomati (Kali Cakung). Panjangnya mencapai 11 kilometer.

Halaman
1234
Editor: ediyusmanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved