Breaking News:

Jonatan Christie Mengaku Semakin Percaya Diri, Ini Sebabnya

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, menoreh beragam prestasi sepanjang 2019 lalu.

Editor: El Tjandring
Tribunnews/Herudin
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie saat bertanding pada babak perempat final Indonesia Open 2019, di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2019). Jonatan Christie harus mengakui keunggulan pebulu tangkis tunggal putra Taiwan, Chou Tien Chen dan tidak bisa melangkah ke semifinal setelah kalah dengan skor 16-21, 21-18, dan 21-14. 

BANGKAPOS.COM – Pe bulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, menoreh beragam prestasi sepanjang 2019 lalu.

Ada dua gelar yang Jonatan Christie raih pada tahun lalu yakni menjuarai Australian Open 2019 dan New Zealand Open 2019.

Selain itu, Jonatan Christie juga menjadi finalis Japan Open 2019 dan French Open 2019 serta menyumbang medali emas beregu pada SEA Games 2019.

Capaian Impresif ini membuat Jonatan Christie makin percaya diri. Terlebih Jonatan Christie saat ini menduduki peringkat keenam BWF.

Ia mengatakan level kepercayaan dirinya sudah lebih meningkat ketimbang beberapa tahun sebelumnya.

"Awal 2019 saya punya beberapa target yang salah satunya adalah menembus peringkat empat hingga delapan besar. Sekarang saya berada di peringkat keenam," kata Jonatan di Pelatnas PBSI, Jakarta, Jumat (3/1/2020) lalu dikutip dari bolasport.com.

"Bisa berada di peringkat keenam dan konsisten hingga akhir tahun saja sudah cukup menjadi hal yang saya syukuri.“

“Artinya saya sudah setengah jalan untuk lolos ke Olimpiade, syukur-syukur jadi unggulan. Secara tidak langsung saya jadi lebih percaya diri," tutur dia melanjutkan.

Di sisi lain, pemain berusia 22 tahun tersebut tahu ada pekerjaan rumah yang masih perlu ia tuntaskan jika ingin menapaki level permainan yang lebih tinggi.

"Saat berhadapan dengan pemain seperti Kento Momota atau Chen Long, saya harus sedikit lagi lebih fokus dan memaksakan permainan," kata Jonatan.

Aspek itu disebut Jonatan kerap ia bahas bersama pelatih tim tunggal putra, Hendry Saputra.

"Beberapa kali saya membahas soal peningkatan teknik bersama Koh Hendry. Namun, yang paling sering kami bicarakan soal cara bermain di lapangan, mulai strategi, mental, sampai daya juang," ucapnya.

"Di lapangan apa saja bisa terjadi. Kalau di lapangan tampil takut-takut, latihan serutin apa pun takkan berpengaruh," ujar dia melanjutkan.

Disadur dari tribunnewswiki.com, Jonatan Christie merupakan pemuda kelahiran Jakarta, 15 September 1997. Ia dikenal dengan sapaan Jojo.

Halaman
1234
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved