Berita Pangkalpinang

Perhimpunan Hidroponik Pangkalpinang Menjadi Komunitas yang Inspiratif

Perhimpunan Hidroponik Pangkalpinang (PHP) kini kiprahnya semakin berkembang menjadi komunitas yang inspiratif dan mandiri.

Perhimpunan Hidroponik Pangkalpinang Menjadi Komunitas yang Inspiratif
Dokumentasi Sayur Emak
Segarnya sayuran yang menggunakan sistem tanam hidroponik 

BANGKAPOS.COM--Perhimpunan Hidroponik Pangkalpinang (PHP) kini kiprahnya semakin berkembang menjadi komunitas yang inspiratif dan mandiri.

Komunitas yang berdiri 1 Januari 2017 ini dimotori oleh 'Emak Squad', mereka adalah dr. Laili Fitrianti (yuly urban farmer), Oelphah Noer, Lazuarna R (sayur emak) dan Efrida Dian Roslita (Owner 4FA farm).

Siswa MTS kota pPngkalpinang memindahkan semaian siap tanam
Siswa MTS kota pPngkalpinang memindahkan semaian siap tanam (ist)

PHP memiliki anggota aktif sebanyak 20 orang dan puluhan lainnya merupakan pegiat hidroponik yang sering berbagi info dan pengalaman tentang budidaya sayuran hidro.

"Komunitas ini hadir untuk memfasilitasi kawan-kawan yang mau belajar hidroponik. Mengajarkan masyarakat untuk bertanam tanpa media tanah, khususnya masyarakat kota yang terbatas lahan bertanam," ujar Ketua Perhimpunan Hidroponik Pangkalpinang, Efrida Dian Roslita kepada Bangkapos.com, Jumat (3/2/2020).

.

Efrida menuturkan komunitas ini terbuka untuk siapa saja yang berminat bertanam sayuran sistem hidroponik. Mereka juga aktif ikut acara pemerintahan sekalian promo sayur hidroponik di berbagai kesempatan.

Bertanam sayur hidroponik di atap rumah
Bertanam sayur hidroponik di atap rumah (ist)

"Sayur sehat tanpa semprotan pestisida kimia terus kita sosialisasikan ke masyarakat," ujarnya.

Anggota Emak Squad lainnya, Lazuarna yang akrab disapa Emak menambahkan, bahwa mereka sangat senang dengan tingginya animo sejumlah kalangan untuk berkebun sayuran dengan sistem hidro.

"Binaan kita ada di beberapa sekolah seperti MIN, MTS dan MAN Kota Pangkalpinang. Ada juga di beberapa instansi yang memang ada program penghijauan. Alhamdulillah, edukasi ke beberapa sekolah dan kantor tentang Hidroponik bisa sebagai salah satu program penghijauan sekolah dan kantor," kata Emak yang aktif menggelorakan gaya hidup sehat dengan berjualan produk yang biasa dikonsumsi mereka yang menerapkan pola JSR.

Pasar tani di dinas pertanian provinsi babel
Pasar tani di dinas pertanian provinsi babel (ist)

Penggemar hidroponik tidak terbatas usia, mulai dari yang muda sampai tua, para pekerja, bahkan pensiunan senang meluangkan waktu mereka untuk berkebun hidro.
"Insya Allah jika Ditekuni dan fokus semua bisa sukses," tutur Emak.

Halaman
12
Penulis: Sela Agustika
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved