30 Honorer BPBD Pangkalpinang Dipecat, 186 Honorer Lainnya Dievaluasi, Ini Penyebabnya

Sebanyak 30 tenaga honorer Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang dipecat per 2 Januari lalu.

30 Honorer BPBD Pangkalpinang Dipecat, 186 Honorer Lainnya Dievaluasi, Ini Penyebabnya
Bangkapos.com/Edy Yusmanto
Ilustrasi foto honorer 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sebanyak 30 tenaga honorer Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang diberhentikan atau dipecat per 2 Januari 2020.

Pemutusan hubungan kerja ini terkait evaluasi kinerja yang berjalan selama satu tahun terakhir. 

Kepala BPBD Pangkalpinang Izwarhadi mengatakan 30 honorer yang diberhentikan tersebut memiliki riwayat kinerja yang tidak bagus seperti malas masuk kerja, berkelahi, mabuk-mabukan hingga berurusan dengan pihak kepolisian.

Sebelum benar-benar memberhentikan para tenaga honorer tersebut, pihak BPBD sebenarnya sudah memberi kesempatan untuk memperbaiki diri dan bekerja lebih baik.

"Yang buat ulah dan tingkah buruk silahkan keluar. Tidak pandang bulu karena menyangkut nama baik BPBD. kami sudah kasih kesempatan mereka berubah tapi tidak dimanfaatkan, jadi saya ambil keputusan untuk memberhentikan (dipecat)," kata Izwarhadi, Senin (6/1/2020).

Kehilangan 30 personel tak membuat Izwarhadi membuka rekrutmen baru.

Menurut dia, personel yang ada masih cukup.

Apalagi, pada kelurahan dan kecamatan telah ada relawan bencana.

Sebelumnya, BPBD Pangkalpinang merumahkan 126 tenaga honorer pada 23 Desember 2019.

30 di antaranya diberhentikan dan 96 orang masih melanjutkan pekerjaan mulai 3 Januari.

Halaman
123
Editor: ediyusmanto
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved