Breaking News:

Berita Bangka Barat

Abimayu Sebut Ada SK Gubernur Terkait Penundaan Insentif Ustaz-Ustazah di Bangka Barat

Lanjut Abimayu, setelah dicek ternyata pihak Bakuda provinsi juga mengalami kendala teknis sehingga insentif tidak dapat dicairkan...

Penulis: Antoni Ramli | Editor: Dedy Qurniawan
Bangkapos/Nordin
Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, Kabupaten Bangka Barat, Abimayu 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Provinsi Bangka Belitung belum bisa mencairkan insentif ustaz dan ustazh se-Kabupaten Bangka Barat, yang bernaung di bawah BKPRMI.

Hal ini sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Nomor 903/1208/BAKUDA, perihal pemberitahuan atas perubahan bantuan keuangan tahun anggaran 2019, pada 27 Desember 2019 lalu.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bangka Barat, Abimanyu, saat audiensi dengan BKPRMI, di Graha Aparatur Pemkab Bangka Barat, Senin ( 6/1/2020 )

" Tahap pertama tidak ada masalah, tahap kedua mulai pas mau dicairkan awal Desember 2019. Kami juga telah mengajukan permohonan pencairan ke Pemprov, SK-nya pun sudah lengkap termasuk SK, penerimanya siapa, besarannya, kuitansinya, sudah semua. Tetapi setelah itu tidak ada lagi kabar beritanya. Setiap hari saya menghubungi orang Bakuda Provinsi karena belum masuk ke rekening kas daerah karena kami segera akan membayarkan," ujar Abimayu, Senin (6/1/2019)

Lanjut Abimayu, setelah dicek ternyata pihak Bakuda provinsi juga mengalami kendala teknis sehingga insentif bagi ustaz dan ustazah di Bangka Barat tersebut tidak dapat dicairkan.

Dalam surat itu juga, Gubernur menyatakan kekurangan itu akan dibayarkan di 2020 saat ini.

Namun kapan persisnya belum ada kejelasaan.

Abimayu berharap, pencairan insentif tersebut segera terealsiasi di triwulan awal.

" 27 Desember provinsi nelpon bilang insentif itu tidak bisa dicairkan karena ada permasalahan teknis anggaran juga. Singkatnya terhapus di perubahan. Padahal uangnya ada, sama dengan kabupaten tadi, cuma tidak bisa dikeluarkan," bebernya.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah dan DPRD Kabupaten Bangka Barat berkomitmen membayar insentif ustaz dan ustazah yang sempat tertunda.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved