Breaking News:

OPINI

KARTU PINTAR: Inovasi Pemda Mengatasi Antrean

Sudah menjadi rahasia umum, kendaraan yang antre solar bersubsidi sebagian besar adalah mobil abal-abal yang tak jelas status dan surat menyuratnya

Bangkapos.com/Krisyanidayati
Yan Megawandi 

KARTU PINTAR: Inovasi Pemda Mengatasi Antrean

Oleh: Yan Megawandi
Widyaiswara Utama di Babel

BERITA menggembirakan bagi masyarakat Kepulauan Bangka Belitung muncul di akhir tahun 2019. Persoalan antrean kendaraan di SPBU yang selama belasan tahun menjadi pemandangan yang sangat mengusik hati masyarakat ternyata secara sederhana bisa diurai oleh inovasi pemerintah daerah. Kebijakan pemberlakuan Fuel Card yaitu penggunaan kartu pintar dalam pembelian BBM solar di Babel rupanya menjadi solusi yang ampuh.

Padahal sudah berbagai cara selama ini dipergunakan oleh aparat pemerintah. Mulai dari pendekatan ancaman hukuman sampai kepada pendekatan bujuk rayu dan sosialisasi. Semua gagal mengatasi antrean pembelian solar di berbagai SPBU yang ada di Babel. Antrean akhirnya menjadi pemandangan dan atraksi baru yang melengkapi dunia kepariwisataan Negeri Serumpun Sebalai atau Bumi Laskar Pelangi.

Sekitar tahun 2000-an awal penulis yang sudah terbiasa menyaksikan antrean panjang mengular sampai mengganggu pengguna jalan lain dikejutkan permintaan seorang teman yang berprofesi sebagai fotografer media nasional. Ketika mendampinginya ke destinasi wisata Parai Tenggiri Ia minta saya menghentikan kendaraan kami. Ia lalu meminta izin naik ke atas atap mobil untuk mencari sudut pengambilan gambar yang paling keren.

Ini berita bagus, ujarnya kira-kira ketika itu. Foto antrean BBM tersebut memang uncul di media nasional dilengkapi komentar pejabat Pertamina.Namun berita itu tak ada pengaruhnya. Kafilah tetap berlalu. Antrean tetap mengular. Setiap hari. Selama belasan tahun!

Pemandangan tidak biasa paling-paling akan muncul jika ada pejabat tinggi dari Jakarta yang akan berkunjung ke Babel. Antrean di sekitar SPBU akan hilang bak ditelan bumi. Jalan raya sepanjang SPBU jadi terlihat rapi jali. Jika diperhatikan dengan seksama ternyata.

Antrean biasanya hanya pindah lokasi sejenak. Sekitar beberapa ratus meter dari SPBU agar tak nampak dari jalan raya yang akandilewati si pejabat pusat. Setelah rombongan pejabat berlalu maka rutinitas antrean akan kebali seperti semula. Semrawut.

Kartu Pintar
Membeli solar dengan kartu pintar yang sering disebut kartu e money sebenarnya juga biasa-biasa saja. Bukankah di banyak tempat hal ini sudah dilakukan. Bahkan kalau akanmelewati ruas jalan tol jangan sampai ketinggalan kartu ini. Bisa repot dan menjadi omelan orang banyak karena mengganggu antrean kendaraan lain.

Di Babel penggunaannya dalam pembelian solar dihubungkan dengan ketaatan pemilik kendaraan dalam membayar pajak. Hanya kendaraan yang memiliki plat BN dan telah melunasi pajak kendaraannya yang akan dilayani pembuatan kartu pintarnya.

Halaman
1234
Editor: ibnu Taufik juwariyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved