Berita Sungailiat

Nelayan Keluhkan Pendangkalan Alur Muara Jelitik, Begini Tanggapan Bupati Bangka

Bupati Bangka Mulkan menilai proses pendangkalan alur muara Jelitik sebagai jalur Keluar masuk kapal para nelayan di kawasan PPN Sungailiat

Nelayan Keluhkan Pendangkalan Alur Muara Jelitik, Begini Tanggapan Bupati Bangka
Bangkapos.com/Edwardi
Kawasan muara pelabuhan Jelitik di Kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara, Senin (6/1/2020) 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Bupati Bangka Mulkan menilai proses pendangkalan alur muara Jelitik sebagai jalur Keluar masuk kapal para nelayan di kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat memang terjadi hampir setiap tahun khususnya pada bulan Desember, Januari, dan Februari.

Kondisi ini terjadi karena faktor alam musim angin Utara, sehingga gelombang dan arus laut kuat yang mendorong pasir sehingga alur muara menjadi dangkal.

"Hal ini akan menjadi evaluasi tim kajian bagaimana atau hal apa yang bisa dilakukan PT Pulomas kedepan dalam mengatasinya," kata Mulkan saat ditemui usai kegiatan pengantar purnabakti tiga pejabat tinggi pratama Pemkab Bangka, Senin (6/1/2020) di kantor Bupati Bangka.

Mulkan mengakui, persoalan ini menjadi pekerjaan rumah besar bersama, bukan hanya Kabupaten Bangka saja melainkan juga pada dan pemerintah pusat.

"Kita memang memiliki kendala karena muara itu kan bukan pelabuhan tetapi hanya tempat pelelangan ikan, jadi status pelabuhannya itu yang menjadi problem sehingga pemerintah pusat tidak bisa menangani nya secara langsung," imbuh Mulkan.

Dilanjutkannya Pemkab Bangka akan terus melakukan upaya ke depan, yang penting bagaimana para nelayan tetap bisa keluar masuk muara tersebut.

"Nanti tetap kita panggil PT Pulomas yang bekerja disitu, kita akan melakukan evaluasi bila ada kendala akan kita panggil," tegas Mulkan.

Muara muara Jelitik di Kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara Sungailiat, Senin (6/1/2020)
Muara muara Jelitik di Kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara Sungailiat, Senin (6/1/2020) (Bangkapos.com/Edwardi)

Sebelumnya, para nelayan yang berlabuh di kawasan dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat mengeluh kesulitan keluar dan masuk dermaga karena alur muara Jelitik saat ini mengalami pendangkalan parah.

Pasalnya memasuki bulan Desember 2019 ini hingga bulan Januari, Februari dan Maret 2020 mendatang merupakan musim angin Utara, yakni angin berkecepatan tinggi sehingga arus laut kencang dan gelombang air laut juga tinggi.

La Sanne, nelayan Lingkungan Parit Pekir Sungailiat mengatakan saat musim angin Utara seperti saat ini arus laut kencang dan gelombang tinggi sehingga membawa pasir masuk ke mulut muara alur Jelitik, sehingga menyebabkan pendangkalan.

"Saat ini perahu nelayan yang ukuran besar atau perahu pompong bermesin dalam kesulitan keluar masuk dermaga melewati aku Jelitik ini, kami harus menunggu air pasang besar atau kalau ada alat berat PT Pulomas yang stand by bekerja mengeruk alur itu baru kapal bisa masuk," kata La Sanne.

(Bangkapos com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved