Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Dampak Kenaikan Iuran BPJS, Tren Turun Kelas Kepesertaan Desember 2019 di Babel Sebanyak 869 Peserta

Angga Firdauzie membeberkan data jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) yang turun kelas di Provinsi Kepulauan Ban

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Kepala Kantor Cabang Pangkalpinang BPJS Kesehatan Angga Firdauzie 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Kepala Kantor Cabang Pangkalpinang Badan Penyelenggara Jamin Sosial (BPJS) Kesehatan, Angga Firdauzie membeberkan data jumlah peserta  Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) yang turun kelas di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Jumlah peserta turun kelas dari pendataan bulan November 2019 sebanyak 346 peserta, Desember 2019 sebanyak 869 peserta dan Januari 2020 sebanyak 98 peserta selama tujuh hari diawal tahun yang baru ini.

"Untuk saat ini memang sedang trending turun kelas untuk peserta yang berkunjung ke kantor kita, apalagi di bulan Desember 2019 lalu itu sangat drastis meningkat," ungkap Angga saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Selasa (7/1/2020).

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang Galih Mardi Ismiansyah.

"Bulan Desember kemarin sebanyak 200 peserta berkunjung ke kantor kita, dan 80 persen bertujuan untuk turun kelas," jelas Galih.

Kepala Kantor Cabang Pangkalpinang BPJS Kesehatan Angga kembali menjelaskan bahwa peserta yang memutuskan turun kelas sebagian besar sudah turun ke kelas III.

"Kalau kami pada intinya, pilihan kelas hak peserta. Kami hanya senantiasa memilih untuk tetap komitmen melayani peserta dengan baik,"ujar Angga.

Selain itu, katanya sejak bulan Desember pihak BPJS mengadakan program Perubahan Kelas Tidak sulit (Praktis) sampai bulan April 2020 sebagai upaya pelayanan kepada peserta.

"Lebih praktis, sebab dulu peserta harus melunasi tunggakan terlebih dahulu baru bisa turun kelas. Sekarang tidak perlu melunasi, akan tetapi tidak bisa memanfaatkan pelayanan saja karena masih menunggak," jelasnya.

Ia mengatakan, dulu harus aktif selama satu tahun, dengan program tersebut tidak perlu menunggu seperti itu dan intinya pihak BPJS akan memberikan fasilitas untuk peserta yang ingin turun kelas.

Halaman
1234
Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved