Berita Kriminalitas

Membacok Orang dengan Samurai di Toboali, Kodok Ditangkap Polisi

Kekerasan pembacokan yang dilakukan oleh RA diketahui terjadi ketika korban, DA (15) ingin pulang usai bermain Futsal di depan SDN 5 Toboali

Membacok Orang dengan Samurai di Toboali, Kodok Ditangkap Polisi
Polres Bangka Selatan
RA Alias Kodok (19) saat diamankan oleh Kepolisian Resor Bangka Selatan dengan kasus pembacokan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Satuan Reskrim Kepolisian Resor Bangka Selatan berhasil meringkus RA alias Kodok (19) pada Senin, (6/1/2020) di kediaman orang tuanya di Jalan Air Medang, Toboali karena telah lakukan pembacokan kepada DN (15).

Kekerasan pembacokan yang dilakukan oleh RA diketahui terjadi ketika korban, DA (15) ingin pulang usai bermain Futsal di depan SDN 5 Toboali di Jalan Damai Toboali pada Minggu, (29/12/2019) pukul 23.30 WIB.

Kepala Satuan Reskrim Polres Bangka Selatan, AKP Albert Daniel Tampubolon atas izin Kapolres Bangka Selatan, AKBP S Ferdinand Suwarji menyatakan RA (19) diringkus karena telah lakukan tindakan kekerasan dengan membacok korban.

"Dari informasi yang kami kumpulkan, saat itu korban ingin pulang usai bermain Futsal, tetapi ketika bermotor, RA alias Kodok melakukan pembacokan dari arah belakang korban dengan menggunakan sebilah samurai," ujar AKP Albert pada Selasa, (7/1/2020).

Usai mengalami penyerangan, DN (15) segera dilarikan ke Posyandik untuk mendapatkan perawan setelah korban mendapatkan luka bacok pada bagian kepala.

"Setelah mendapatkan perawatan, korban bersama keluarganya mendatangi Kepolisian Resor Bangka Selatan untuk melaporkan kejadian yang menimpa DN," tutur AKP Albert

Pasca mendapat laporan dari korban, anggota Opsnal Polres Bangka Selatan dikerahkan untuk mencari informasi keberadaan tersangka.

Dengan menggunakan informasi yang jelas, Satuan Reskrim Polres Bangka Selatan akhirnya mengamankan tesangka berinisial RA (19) di kediaman orangtuanya.

"Saat diamankan, tersangka juga mengakui jika dirinya menggunakan sepeda motor Xeon warna Abu-abu," tukasnya.

Saat ini, AKP Albert Daniel menyebutkan tersangka bersama barang bukti berhasil diamankan untuk ditindaklanjuti lebih cepat.

AKP Albert menyebutkan tersangka melakukan pelanggaran Kekerasan terhadap Anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 Ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

(bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved