Berita Bangka Selatan

UPT Bakuda Bangka Selatan Lakukan Beberapa Cara Untuk Meningkatkan Pendapatan Pajak

UPT Badan Keuangan Daerah Provinsi Bangka Belitung Wilayah Bangka Selatan lakukan berbagai upaya-upaya selain penerimaan secara offline.

UPT Bakuda Bangka Selatan Lakukan Beberapa Cara Untuk Meningkatkan Pendapatan Pajak
Dokumen Bangka Pos
Ilustrasi - Suasana pelayanan pembayaran pajak dikantor Samsat Kabupaten Belitung 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dalam meningkatkan pendapatan penerimaan pajak di Kabupaten Bangka Selatan, UPT Badan Keuangan Daerah Provinsi Bangka Belitung Wilayah Bangka Selatan lakukan berbagai upaya-upaya selain penerimaan secara offline.

Beberapa upaya yang dilakukan dalam meningkatkan pendapatan pajak yaitu seperti Samsat Setempoh, Samsat Corner dan Samsat Keliling (Samling).

Kepala UPT Badan Keuangan Daerah Provinsi Bangka Belitung Wilayah Bangka Selatan, Yapiter menyebutkan selain menerima pembayaran pajak kendaraan dan pajak lainnya dengan cara manual di kantor, pihaknya juga memberikan layanan di luar kantor. Selasa, (7/1/2020)

Sebut saja Samsat Setempoh, Yapiter menyatakan Samsat Setempoh dijadikan sebagai loket untuk membayar secara langsung bagi pengendara motor yang terjaring razia kendaraan dengan pajak motor yang telah mati pajak.

"Samsat Setempoh sengaja disiapkan agar pengendara dapat langsung membayar pajak motor tanpa melalui tangan ketiga dan sebagainya," ujar Yapiter.

Sementara Samsat Corner lanjut Yapiter dilakukan ketika ada kegiatan-kegiatan yang menyertakan loket pembayaran pajak.

"Untuk samsat Keliling dilakukan secara mobile dengan berkeliling ke lokasi-lokasi tujuan di seluruh wilayah Kabupaten Bangka Selatan," tambahnya

Untuk pendapatannya sendiri, Yapiter menyebutkan dari Samsat Setempoh pihaknya berhasil menerima Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp 201.727.000,- ditambah Denda PKB sebesar Rp 14.831.200,- sehingga totalnya adalah Rp 216.558.200,-

Untuk Samsat Corner, Yapiter menyebutkan penerimaan PKBnya adalah sebesar Rp 534.933.200,- ditambah Denda PKB sebesar Rp 15.493.700,- sehingga totalnya adalah Rp 550.426.900,-

Sedangkan pada Samsat Keliling, UPT Bakuda Bangka Selatan berhasil menerima PKB yakni Rp 1.099.081.400,-, untuk Denda PKB sebesar 36.330.200,- sehingga total penerimaan Samsat Keliling yakni sebesar Rp 1.135.411.600,-

"Penerimaan tersebut terkumpul di UPT Bakuda Bangka Selatan setelah terdata pada periode Juli 2019 hingga Oktober 2019 lalu," tukasnya.

(Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved