Berita Bangka Selatan

Hampir Setengah dari Total Peserta BPJS Kesehatan di Bangka Selatan Menunggak Iuran

Untuk total nominal tunggakan, Yusi mengatakan, hingga November 2019 lalu, nilainya mencapai Rp8,4 Miliar.

Hampir Setengah dari Total Peserta BPJS Kesehatan di Bangka Selatan Menunggak Iuran
(Bangkapos.com / Jhoni Kurniawan)
Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Bangka Selatan, Yusi Afserinta 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Bangka Selatan Yusi Afserinta menyebutkan hingga hari ini setidaknya sebanyak 50.823 peserta BPJS Kesehatan (46%) di Bangka Selatan menunggak iuran kepesertaan. Ini berarti nyarais setengah dari total peserta BPJS Kesehatan di Bangka Selatan menunggak iuran.

Untuk total nominal tunggakan, Yusi mengatakan, hingga November 2019 lalu, nilainya mencapai Rp 8,4 Miliar.

Menurut Yusi, cukup besarnya nilai tunggakan BPJS Kesehatan di Bangka Selatan adalah karena masih banyak peserta BPJS Kesehatan yang lalai untuk membayar. 

"Dari catatan kami banyak yang lalai untuk membayar sehingga terjadi penunggakan. Karena menunggak berdampak pada semakin besarnya nilai yang harus dibayar sehingga pelanggan merasa keberatan untuk melunasinya," ucap Yusi, Rabu (8/1/2020)

Tak hanya itu, penunggakan juga terjadi akibat perilaku peserta yang hanya mau membayar ketika sedang membutuhkan pelayanan. Setelah pelayanan didapat dan selesai, maka peserta bersangkutan berhenti membayar iuran.

Kemungkinan lain tambah Yusi, dengan adanya kenaikan iuran yang telah ditetapkan oleh pemerintah membuat pelanggan kembali merasa enggan untuk melakukan pembayaran iuran BPJS Kesehatan sehingga menunggak.

Pihaknya sebagai mitra masyarakat dalam penyelenggara jaminan kesehatan tentunya berharap pelayanan yang diberikan selalu maksimal kepada pelanggan meskipun pelanggan mengambil kelas yang berbeda.

Hingga Oktober 2019 total keseluruhan peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Bangka Selatan adalah 110.486 peserta.

1200 Peserta di Bangka Selatan Ajukan Penurunan Kelas

Sebelumnya diberitaka, Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Bangka Selatan Yusi Afserinta mengatakan, masyarakat yang mengajukan penurunan kelas layanan telah terjadi di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Bangka Selatan sejak November 2019 kemarin dan masih berlangsung hingga kini.

Halaman
12
Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved