Pemerhati Publik: Peserta BPJS Kesehatan Banyak Turun Kelas, Pelayanan Jangan Ikut-ikutan Turun

Pemerhati Pelayanan Publik Bangka Belitung (LP5 Babel), Jumli Jamaluddin menanggapi mengenai tren turun kelas kepesertaan BPJS Kesehatan

Pemerhati Publik: Peserta BPJS Kesehatan Banyak Turun Kelas, Pelayanan Jangan Ikut-ikutan Turun
Foto Ist/Jumli
Pemerhati Kebijakan Publik atau Ketua Lembaga Partisipasi Pengawas dan Pemerhati Pelayanan Publik Bangka Belitung (LP5 Babel), Jumli Jamaluddin. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Turun kelas kepesertaan BPJS Kesehatan di Bangka Belitung diungkap Kepala Kantor Cabang Pangkalpinang BPJS Kesehatan Angga Firdauzie menjadi tren saat peserta berkunjung ke kantor BPJS Kesehatan.

Jumlah peserta turun kelas di Babel dari pendataan bulan November 2019 sebanyak 346 peserta, Desember 2019 sebanyak 869 peserta dan Januari 2020 sebanyak 98 peserta selama 7 hari diawal tahun yang baru ini.

Tren turun kelas tersebut dikarenakan kenaikan iuran atau penyesuaian iuran sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019.

Pemerhati Kebijakan Publik atau Ketua Lembaga Partisipasi Pengawas dan Pemerhati Pelayanan Publik Bangka Belitung (LP5 Babel), Jumli Jamaluddin menanggapi mengenai tren turun kelas kepesertaan BPJS Kesehatan.

"Hal tersebut sebenarnya satu solusi bagi masyarakat untuk menyesuaikan kemampuan bayar iuran BPJS Kesehatan bagi peserta mandiri. Namun meski banyak yang turun kelas, maka pelayanannya jgn juga ikut-ikutan turun," harap Jumli kepada bangkapos.com, Rabu (8/1/2020).

Sebab menurutnya, yang membedakan cuma fasilitas ruang bagi rawat inap sehingga pelayanan jangan dibedakan dan jangan sampai petugas pelayanan kesehatan salah kaprah.

"Diharapkan mulai dari tingkat faskes, tingkat pertama sampai dengan rumah sakit rujukannya maupun yang masuk UGD atau IGD pelayanan untuk semua kelas BPJS harus tetap sama dan layanannya harus tetap ditingkatkn. Tidak dibeda-bedakan kecuali fasilitas ruang rawat inapnya saja yang membedakan," tutur Jumli.

Mengenai kenaikan iuran tersebut, Ia berharap juga tentunya harus berimbas untuk kepentingan peningkatan kualitas layanannya kepada peserta BPJS Kesehatan.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved