Berita Sungailiat

Lapak dan Kios yang Tidak Diusahakan Penyewa Kontraknya Bisa Dianulir Pemkab Bangka

Masih banyaknya lapak atau meja pedagang di Pasar Inpres Sungailiat yang belum digunakan untuk berjualan

Lapak dan Kios yang Tidak Diusahakan Penyewa Kontraknya Bisa Dianulir Pemkab Bangka
Bangkapos.com/Edwardi
Kios toko di Pasar Inpres terlihat tutup 

BANGKAPOS COM,BANGKA-- Masih banyaknya lapak atau meja pedagang di Pasar Inpres Sungailiat yang belum digunakan untuk berjualan, padahal seluruh lapak dan kios sudah dikuasai para penyewanya sejak pasar diresmikan sekitar hampir setahun yang lalu, namun sampai saat ini masih sepi aktivitas transaksi perdagangan.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka, M Dalyan Amrie mengaku karena masih baru menjabat sebagai kepala dinas, sehingga perlu melakukan pengecekan lebih dahulu apa kendala sebenarnya yang terjadi

"Karena saya masih baru jadi perlu mengecek dulu apa kendala yang terjadi sehingga Pasar Inpres sepi pedagang dan pembelinya," kata Dalyan yang dihubungi Bangkapos.com, Kamis (09/01/2020) .

Dilanjutkannya, pihak dinas akan melihat dan turun ke lapangan dulu supaya jelas permasalahannya.

"Tadi saya juga rapat soal pengaturan Pasar Kite Sungailiat, Pasar Belinyu jadi nanti kami juga akan bahas lah soal Pasar Inpres ini," ujar Dalyan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Satpol PP Kabupaten Bangka.

Saat ditanya apakah benar lapak dan kios di Pasar Inpres ini dikuasai penyewa dari kalangan pejabat, sehingga mereka enggan untuk berjualan disini?

Dalyan mengaku sekali lagi karena masih baru menjabat sehingga belum bisa memberikan jawabannya, karena masih perlu melakukan pengecekan lagi.

"Kalau nanti saya sudah tahu persoalannya baru nanti saya bisa jelaskan," tukas Dalyan.

Ditambahkan Dalyan, bagi para penyewa atau pedagang yang sudah mendapatkan kontrak untuk menyewa lapak atau kios-kios,kios di Pasar Inpres, apabila tidak dimanfaatkannya maka bisa dianulir kontraknya.

"Kalau memang ada batasan waktu sewanya maka bisa diputuskan dan diganti dengan penyewa lain yang mau berusaha disitu," jelasnya.

(Bangkapos com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved