Kriminalitas

Adik Bacok Kakak di Pelipis Hingga Mata, Penyebabnya Gegara Pohon Rambutan, Begini Kronologinya

Hanya karena pohon rambutan di kebun warisan orang tua mereka, kejadian berdarah tidak bisa dielakkan.

Adik Bacok Kakak di Pelipis Hingga Mata, Penyebabnya Gegara Pohon Rambutan, Begini Kronologinya
Bangkapos.com/Yuranda
Ilustrasi Borgol 

Adik Bacok Kakak di Pelipis Hingga Mata, Penyebabnya Gegara Pohon Rambutan, Begini Kronologinya

BANGKAPOS.COM -- Ada-ada saja ulah kakak adik di Desa Lau Bagot, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi.

Hanya karena pohon rambutan di kebun warisan orang tua mereka, kejadian berdarah tidak bisa dielakkan.

Yakni, Jirianto Pinem (50) terkapar dibacok adiknya, Saparudin Pinem (40), di kebun mereka, Dusun Kampung Jawa Bawah, Desa Lau Bagot, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi.

Kakak adik (bersaudara kandung) ini berkelahi karena masalah pohon rambutan, peristiwa ini terjadi pada Rabu (8/1/2020) kemarin.

Akibat pembacokan ini, Jirianto mendapat luka menganga di pelipis kiri hingga mata, serta luka bacok lainnya di tangan kiri dan jari kaki kiri.

Kini Jirianto masih dirawat intensif di RSU Efarina Etaham, Berastagi, Karo.

Sementara, Saparudin meringkuk di balik sel tahanan Mapolsek Tigalingga.

"Rambutan bersama itu, yang menanam, bapak kami," ucap Saparudin saat ditemui Tribun Medan di Mapolsek Tigalingga, Kamis (9/1/2020).

Ayah satu anak ini mengaku, kebun tempat ia bergelut dengan abangnya ialah ladang warisan orang tua.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Noordin
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved