Berita Pangkalpinang

KSOP Nyatakan Pelayaran via Pangkalbalam Masih Relatif Aman

Dia menjelaskan, hingga saat ini belum ada surat dari kementerian terkait larangan berlayar karena cuaca buruk.

KSOP Nyatakan Pelayaran via Pangkalbalam Masih Relatif Aman
Bangkapos.com/Yuranda
Caption : Pelaksana Harian (Plh) Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalbalam, Harlansyah, Jumat (10/1/2020) di Ruang Kerjanya. Pelaksana Harian (Plh) Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalbalam, Harlansyah, Jumat (10/1/2020) di ruang kerjanya. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pelaksana Harian (Plh) Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalbalam, Harlansyah mengatakan untuk penyeberangan Bangka ke Belitung, dan Bangka ke Tanjung Priok, yang berlayar dari dan ke Pangkalbalam saat ini masih relatif aman.

Dia menjelaskan, hingga saat ini belum ada surat dari kementerian terkait larangan berlayar karena cuaca buruk.

Kemudian, pihaknya selalu memantau BMKG guna melihat cuaca tujuh hari ke depan.

"Misalnya kapal A mau berangkat ke Pelabuhan B, selama tiga hari kita pantau perjalanan kapal tersebut. Kira-kira cuacanya pada saat melakukan pelayaran, bagus atau buruk. Kalau aman kita persilakan namun sebaliknya kita akan tunda," kata Harlansyah, Jumat (10/1/2020) di ruang kerjanya, Kantor KSOP Pangkalbalam.

Lebih lanjut, Harlansyah mengatakan setiap kapal penumpang juga telah memenuhi standar oprasional prosedur (SOP) .

Setiap mau berlayar, nakhoda kapal selalu memeriksakan kapal mereka apakah layak laut atau tidak.

"Jadi nakhoda sudah memastikan kapal terserbut layak laut, nakhoda membuat surat pernyataan permohonan izin berlayar, bahwa kapalnya sudah siap pelakukan pelayaran," katanya.

Kata dia, bahwa alat keselamatan memenuhi persyaratan, seperti navigasi, mesin kapal dan perlengkapan lain sudah siap dan sudah memenuhi persyaratan, nakhoda memberikan surat tersebut.

Selama ini, kata dia, belum ada pengaduan tentang kejadian kecelakaan atau trouble di tengah laut.

Pihaknya juga selalu memantau pergerakan kapal baik masuk dan keluar di pelabuhan Pangkalbalam, melalui automatic identification system (AIS) Center yang ada di sini.

"Jadi kapal kapal berradius 60 mil bisa kita pantau, dan mengetahui kapal apa saja yang menujuh dan keluar dari Pelabuhan Pangkalbalam ini," ucapnya.

Selain itu, Harlansyah mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas berenang di Pantai untuk terlalu jauh dari bibir pantai, dan kepada orangtua agar mengawasi anak-anak mereka mengingat saat ini cuaca tengah buruk dan berombak tinggi (Bangkapos.com/Yuranda)

Penulis: Yuranda
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved