Breaking News:

SIASAT Busuk Suami Bu Dokter Terungkap Setelah 6 Bulan Menikah,Isi Chat Ponsel Suami Jadi Bukti Dosa

Selama enam bulan menikah, sang istri pun tak kuat karena selalu ditolak saat ingin bercinta atau berhubungan intim.

Editor: Edi Yusmanto
Via Tribun Timur
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM -

- Hidup seorang dokter setelah menikah tidak seindah yang dia bayangkan.

Pasalnya setelah menikah, ia merasakan pahitnya kehidupan.

Berbanding terbalik ketika mereka masih berpacaran.

Siasat busuk seorang suami terbongkar setelah 6 bulan menikah.

Selama 6 bulan menikah, sang istri pun tak kuat karena selalu ditolak saat ingin bercinta atau berhubungan intim.

Siapa sangka jika selama ini sang suami menyembunyikan siasat busuk di balik pernikahannya.

Menikah adalah sebuah prosesi sakral untuk menentukan pilihan pasangan untuk mengarungi hidup berumah tangga.
Oleh karena itulah, menjatuhkan pilihan pada seseorang untuk diajak menikah bukan hal sembarangan dan yang paling penting jangan sampai salah pilih.

Seperti kasus yang dialami oleh wanita 31 tahun ini di mana dia mendapati kenyataan pedih setelah menikah.

Mengutip World of Buzz pada Kamis (9/1/2020), seorang istri harus menelan pil pahit setelah mengetahui siasat busuk sang suami setelah menikah.

Seorang wanita yang berasal dari Chongqin, Tiongkok ini adalah seorang dokter yang menjadi kebanggaan orang tuanya.

Setelah lulus dia bertemu dengan seorang pria, kemudian dia jatuh cinta dengannya.

Berpacaran selama lima bulan kemudian, keduanya memutuskan untuk menikah, karena perasaan yang sama.

Pasangan itu awalnya mengaku saling mencintai satu sama lain.

Namun, setelah menikah suami wanita itu mulai menunjukkan gelagat aneh.

Padahal pengantin baru biasanya akan sering melakukan hubungan mesra.

Tapi suaminya ini selalu meminta istrinya untuk tidur di ranjang terpisah dengannya.

Sedikit bingung dengan permintaan suaminya, wanita itu mulai berpikir dan menaruh curiga pada sang suami.

Karena merasa bingung dia kemudian berbagi kisahnya di media sosial untuk meminta bantuan netizen.

Kemdian banyak orang memberikan pangadangan beragam, ada yang bilang bahwa suaminya mungkin punya selingkuhan, dan ada pula yang menyebut mungkin penyuka sesama jenis.

Akhirnya sang istri memberanikan diri bertanya pada suaminya tenta orientasi seksualnya.

Setelah melakukan upaya berulang kali, dia akhirnya mau mengatakan bahwa suaminya adalah seorang biseksual.

Pada saat itu, sang suami menangis dan berkata bahwa dia menikahinya karena dia mencintainya dan meminta maaf padanya.

Alhasil, wanita itu memaafkan suaminya ketika dia melihat betapa sedihnya suaminya.

Namun, wanita itu segera mendapatkan hal yang mengerikan dari suaminya.

Suatu ketika dia melihat pesan dari seorang pria di ponsel suaminya, dan akhirnya dia mendapati bahwa suaminya sebenarnya adalah penyuka sesama jenis.

Wanita itu patah hati kemudian memutuskan untuk menceraikannya malam itu.

Ironisnya sebelum hari itu berakhir sang istri yang terlanjur sedih, akhirnya mengakhiri hidupnya dengan melompat dari gedung.

Orang tua dari wanita itu percaya bahwa kematian putri mereka sebagian besar terkait dengan menantu mereka.

Orang tua kemudian memutuskan untuk menuntut menantu mereka karena kematian putri mereka.

Pengacara penuntut mengatakan bahwa wanita itu adalah anak tunggal, hanya 31 tahun pada saat kecelakaan dan menikah hanya enam bulan.

Dia juga mengatakan bahwa suaminya telah menyembunyikan fakta bahwa dia penyuka sesama jenis, menipu istrinya selama pernikahan dan menyebabkan konflik yang intens di antara mereka berdua yang mengarah pada keputusan wanita untuk bunuh diri.

Pengacaranya kemudian meminta pengadilan menjatuhkan denda sebesar 630.000 yuan (Rp1,2 miliar) sebagai kompensasi atas kematian wanita itu, tapi pengadilan menolak gugatan.

Lelaki Jadi Perempuan

Demi bisa menikahi pasangan prianya, pria bernama Roy Sigh rela berpakaian laiknya wanita untuk mengelabuhi orang-orang.

Diwartakan Daily Mirror pada Sabtu (2/3/2019), Roy berpikir mimpinya menikahi pasangannya akan menjadi hal paling menyenangkan dalam hidupnya.

Bahkan, keluarga pasangannya juga mendukungnya.

Karena mereka tidak mau jika ada orang lain yang mengetahui bahwa putranya adalah seorang penyuka sesama jenis, Roy dipaksa mengenakan wig dan sepatu hak tinggi supaya terlihat laiknya wanita tulen.

Kisahnya berawal dari pertemuan Roy (29) bertemu dengan calon suaminya yang berusia 18 tahun. Kemudian mereka saling jatuh cinta sejak saat itu.

Pasangan itu mulai melakukan kencan rahasia karena Roy takut keluarga calon pasangannya menolaknya jika mereka mengetahuinya.

Namun, setelah itu, keluarga dari calon suami Roy justru memintanya untuk menikah dengan kekasihnya ini.

Selanjutnya, beberapa hari kemudian Roy menerima telepon dari ibu mertuanya. Lalu pertemuan pun terjadi.

"Kami bertemu sendiri dengannya, itu pertama kali saya bertemu dengan calon ibu mertua saya," jelasnya.

"Tetapi ia mengatakan kepada saya bahwa, ia berasal dari keluarga besar di India, jadi akan ada banyak tamu kehormatan yang datang," tambahnya.

"Maka, jika aku ingin menikah dengannya, aku harus berpakaian laiknya seorang wanita pada hari pernikahan. Saya juga perlu menjadi seorang wanita untuk sementara waktu," terangnya.

Pada awalnya, Roy setuju dengan aturan dan syarat tersebut, meski pada akhirnya ia mengaku malah menderita.

"Akan sangat sulit bagi kamu untuk bersama karena LGBT, tidak diizinkan oleh orang-orang Asia," Roy berkata.

"Aku bahkan belum memberi tahu keluargaku sendiri. Tetapi saya ingin bersamanya dan saya akan melakukan apa saja," imbuhnya.

Hingga akhirnya, hari bahagia itupun terjadi. Selama pernikahan Roy mengaku gugup dan hampir pingsan karena takut ketahuan.

"Saya memberi tahu pada semua orang bahwa saya adalah janda, dan yatim piatu. Jadi saya tidak memiliki tamu," katanya saat menjelaskan di hadapan tamu.

Namun pesta pernikahan itu berlangsung lancar tanpa terkendala apapun. Bahkan rahasia Roy juga tidak terbongkar oleh siapapun.

Kemudian, saat mereka mulai tinggal bersama di rumah mertuanya. Roy merasa ia diperlakukan layaknya wanita.

Mertuanya terus menuntut agar ia berpakaian laiknya wanita. Tak hanya itu saja ia juga dipaksa mengubah tubuhnya supaya benar-benar mirip dengan wanita.

Mereka menikah dan berhasil mengelabui orang-orang bahwa pasangan ini normal.

Bahkan, pada akhirnya mertua Roy memintanya untuk bertemu dengan kedua orangtua Roy. Namun ia menolak dan belum siap untuk mempertemukan kedua orangtuanya dengan mertuanya.

Akhirnya setelah 9 bulan tinggal bersama dan menjalani rumah tangga, Roy dengan keberaniannya meninggalkan suaminya dan pergi dari keluarga tersebut.

Awalnya ia lega bisa mengenakan pakaian pria lagi.

Namun ia menambahkan, "Saya merasa tidak pada tempatnya ketika saya berhenti berpakaian sebagai seorang wanita. Saya tidak tahu siapa saya lagi."

Empat bulan kemudian ia mencoba bunuh diri setelah mengetahui bahwa suaminya akan menikahi seorang wanita.

Namun ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri dan kini Roy hidup sendiri, mencoba untuk menemukan kembali identitasnya.

Berita ini sudah tayang di Tribun  judul UsaPekanbaru dengani Lihat Pesan di HP Suami, Wanita Ini Pilih Bunuh Diri, 'Hidup Tak Seindah Pacaran'

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved